Tak Mau Dipenjara 10 Tahun Tengku Membela Diri "Saya Cuma Upload 2 Sampai 3 Menit, Penyebar Mereka"

 emaspk3.info


BERITA AKURAT 

Kasus surat suara tercoblos ini masih panas hingga hari ini, bahkan Andi Arief selaku salah satu tokoh yang menyebarkan informasi berdrama sekitar jam 11 pagi tadi, dengan drama Kapolri kejam, rumah dia di geruduk, dan bawa-bawa komunis.
Hoax kali ini benar-benar mengerikan, biasnya sudah menjalar ke seluruh Indonesia. Entah sudah berapa orang yang percaya akan 7 kontainer itu, jumlahnya pasti tidak sedikit. Guna mengatasi hal ini, Polisi tidak main-main, Bareskrim Polri masih memburu pelaku penyebar isu 7 kontainer surat suara dicoblos. Tak main-main, pelaku terancam hukuman penjara 10 tahun bila terbukti bersalah.

“Ini adalah penyebaran berita bohong yang diatur dalam UU, ancaman hukumannya 10 tahun. Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan pasal 15,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol M Iqbal di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/1).

Penyidik akan dengan serius mendalami kasus ini. Semua pihak yang diduga terlibat atau mengetahui hal ini akan dimintai keterangan. Saat ini, Bareskrim Polri telah membagi dua tim dalam mengusut tuntas kasus tersebut. Polri menjamin akan menindak tegas para pelaku penyebar isu yang mengganggu jalannya Pemilu 2019.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah mengamankan 2 orang terkait penyebaran hoax 7 kontainer surat suara tercoblos. Kedua orang itu diamankan di Bogor, Jawa Barat, dan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kedua orang tersebut berinisial HY dan LS. Mereka ikut menyebarkannya ke media sosial. "Di Bogor inisialnya HY, dia perannya menerima konten, kemudian ikut memviralkan, yang kedua namanya LS, yang di Balikpapan, sama menerima konten tidak dicek langsung diviralkan," ujarnya.

Lihatlah betapa sigapnya Kepolisian. 2 orang pendukung oposisi itu langsung diberangus, artinya kamu jangan coba-coba berani menyebar Hoax tanpa melakukan verifikasi, jangan anggap dirimu aman, perkataan ini juga buat para politikus sekelas Andi Arief, bahkan ustad Kondang Tengku Zul

Tengkuzul tentu tidak mau dirinya ikut-ikut diseret ke kantor Polisi, apalagi tinggal bareng Habib Bahar makan sayur kol dipenjara? Tentu tidak mau!

Oleh karena itu, dia langsung membela diri, soal cuitan terlampir
Zulkarnain membenarkan pernah mencuitkan hal tersebut. Ia menjelaskan maksud dan tujuannya ingin meminta klarifikasi soal kebenaran kabar surat suara yang tercoblos.

"Saya di situ kan nanya. Kan ada tanda tanyanya," ujar Zulkarnain.
Ngelesnya Tengkuzul diatas, sudah saya rangkum sebenarnya saat dia berdebat dengan Abu Janda kemarin, dalam laman
Disini, Tengku menambahkan alibi dan pembelaan dirinya mengenai cuitan tersebut.

Saat itu, Zulkarnain mengaku merekam pemberitaan dari salah satu stasiun TV swasta(Kompas TV) dengan telepon genggamnya mengenai kabar surat suara yang tercoblos. Zulkarnain pun menyertakan tanda tanya di cuitannya. Namun ia menghapus cuitan tersebut karena tidak ingin menimbulkan keributan.

"Maka saya pakai tanda tanya. Masa nggak boleh tanya? Itu pun 2 menit saya hapus. Kan 7 kontainer saya hapus karena murid saya bilang 'jangan Pak Kiai, nanti ribut.' Saya cabut. Saya cuma upload 2 sampai 3 menit. Yang nyebar itu mereka," kata Zulkarnain.

Hebat oh hebat, Andi Arief berlindung pada kalimat "Kabarnya" sekarang seorang Tengku berlindung pada kalimat "Tanda tanya (Bertanya)" Tapi jelas tidak merubah fakta, 2 orang sebelumnya saja juga menerima konten, tidak dicek , kemudian ikut langsung memviralkan

Lantas apa bedanya dengan Tengku dan Andi Arief? Tidak ada bedanya, Tengku jelas sama-sama sedang menerima konten (dari Kompas TV Tengku Klaim) padahal Hoax, kemudian langsung grasa-grusu menyebarkan isu dengan bertanya pada yang bukan pada tempatnya.

Kalau sahnya dia memang ingin bertanya, seorang Tengku kenapa tidak bisa verifikasi ke KPU? Kalau memang dia peduli, bukan ikut "nanya" ke ruang publik, yang jawabannya pun bingung, bakal di jawab sama siapa? Dari sini niatan Tengku saja sudah terjawab, cuma ingin buat gaduh dan keresahan di publik.

Toh ini bukan kali pertama Tengku seperti itu, siapa sih yang tak mengenal Tengku Zul? Reputasi menyebar Hoax nya sudah jangan dipertanyakan lagi, sudah cukup banyak sebagaimana video terlampir dibawah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar