Lawan Putusan MA, Wisnu Wardhana Ajukan PK

www.korankiu.com

HARIAN TERKINI ``Wisnu Wardhana telah dijebloskan ke Lapas Klas 1 Surabaya di Porong. Ia ditangkap oleh Kejari Surabaya pada, Rabu (9/1). Namun melalui kuasa hukumya, WW akan melakukan perlawanan hukum dengan mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Melalui kuasa Hukumnya Ma'ruf Syah, WW akan mengajukan PK terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang menghukumnya 6 tahun penjara.

"Kami ajukan PK terhadap putusan Mahkamah Agung," kata Ma'ruf Syah saat dihubungi wartawan media POKER88, Kamis(10/1/2019).

Namun, Ma'ruf membantah jika sebelumnya pihaknya dan kliennya belum menerima petikan putusan dari MA dan salinan kasus dari pengadilan Tipikor Surabaya.

"PK itu kami ajukan secara formal saja, karena secara faktual putusannya sampai saat ini belum kami terima dari Pengadilan Pengaju kasasi yakni Pengadilan Tipikor Surabaya," kata Ma'ruf.

Dalam mengajukan PK,dikatakan oleh Ma'ruf harus ada novum atau bukti baru. Oleh sebab itu, PK tersebut secara resmi akan diajukan setelah pihaknya menerima resmi salinan putusan tersebut.

"Salinan resmi dari pengadilan dan surat keputusan juga belum merima. Kami masih kesulitan ajukan PK, karena belum bisa melihat secara utuh apa pertimbangan putusannya. Karena itu, kami tunggu putusan resminya," pungkas Ma'ruf.


Ma'ruf juga menyampaikan adanya pertimbangan yang keliru dalam memutuskan kasus ini. Oleh karenanya pihaknya akan melakukan upaya hukum PK.

"Kalau menurut saya itu bukan delik material. Ini kebijakan, dan kebijakan tidak bisa diadili," ungkap Ma'ruf.

Secara terpisah, Kasis Pidsus Heru Kamarullah menjelaskan pelaksanaan putusan pengadilan untuk melakukan eksekutor adalah sudah sesuai prosesur. Pihaknya mengacu pada petikan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor 1085K/Pid.Sus/ tanggal 24 September 2018 yang diterima Kejari Surabaya pada tanggal 12 Desember 2018.

"Berdasarkan putusan MA, kami menjalankannya, itu sudah sesuai prosedur," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar