Video Wudu dari Gayung Viral, Sandiaga Jadikan Masukan untuk Perbaikan

www.korankiu.com

BERITA TERKINI ``Video cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno yang sedang berwudu dari gayung mendadak viral. Bagi Sandiaga, isu tersebut bukan merupakan persoalan esensial. Meski begitu, Sandi menjadikan isu viral ini sebagai perbaikan diri.

Video yang sudah tersebar itu memperlihatkan Sandiaga yang sedang berwudu menggunakan gayung. Gayung berisi air diletakkan di depannya, kemudian tangan Sandi dimasukkan berkali-kali ke dalamnya dalam rangka berwudu.

Sandiaga enggan berkomentar banyak terkait video tersebut. Namun dia mengaku hanya manusia, yang memiliki kesalahan. Dia menyebut komentar masyarakat mengenai cara berwudu tersebut diterima dengan baik.

"Bagi saya, tentunya isu kita utama adalah isu ekonomi, dan apa pun yang diangkat tidak berkaitan dengan isu ekonomi, itu merupakan suatu hal yang tidak strategis dan esensial," kata Sandiaga kepada wartawan di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (31/12/2018). Sandiaga baru saja melaporkan dana kampanyenya.

Video tersebut diketahui diambil ketika Sandiaga berziarah ke makam KH Muhammad Thoha Imam Lapeo di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar). Video tersebut mendadak viral karena Sandiaga dianggap tidak mengambil wudu dari air mengalir. Setidaknya begitu anggapan sebagian netizen. Namun, bila dicermati dari video itu, tidak tergambar apakah dari awal Sandiaga mengambil air wudu dengan cara seperti dijelaskan di atas atau sebelumnya mengambil dari air mengalir.

Kembali ke pernyataan Sandiaga, mantan Wagub DKI ini mengakui menerima banyak masukan mengenai video wudu yang viral itu. Menurut Sandiaga, ada pula yang memberi masukan kepadanya bahwa dalam video itu, apa yang dilakukannya tetap merupakan cara yang benar.

"Tapi kalau komentar pribadi saya (mengenai video wudu), saya sebagai manusia, pasti banyak kesalahan, walaupun banyak yang membenarkan, dan memberikan masukan, itu untuk perbaikan, ya saya terima dengan baik," imbuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar