Amien Rais Didesak Mundur dari PAN, Ini Jawaban Hanafi Rais

 emaspk3.info

BERITA AKURAT

 Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasioan (PAN), Ahmad Hanafi Rais, angkat bicara mengenai surat terbuka 5 pendiri dan penggagas PAN yang meminta Amien Rais mundur dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Kehormatan PAN.

Ditemui di kediaman ayahnya, Amien Rais di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Rabu (26/12) malam, Hanafi meminta persoalan desakan mundur Amien Rais tersebut tak perlu dibesar-besarkan.
Sudah jangan dibesar-besarkan, istirahat dulu, ini mau tahun baru. Selamat Tahun Baru ya," kata Hanafi.

Hanafi belum bersedia memberikan tanggapan pribadinya secara langsung, baik dalam posisinya sebagai Wakil Ketua Umum PAN maupun sebagai putra Amien Rais. 


"Sikap saya sama dengan teman-teman PAN lainnya yang sudah menanggapi hari ini. Udah itu aja," ujarnya.

Lalu, seperti apa respon Amien Rais soal surat terbuka dari lima pendiri dan penggagas PAN itu? "Ya tanya Pak Amien. Udah ya ada tamu ini," jawabnya. 

Sebelumnya, beberapa pendiri PAN meminta Amien Rais mundur. Mereka yakni Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toety Heraty, dan Zumrotin. Kelimanya meminta Amien Rais mundur dan menyerahkan partai ke generasi berikutnya.

Mereka juga menganggap Amien Rais selalu menjadikan agama sebagai alat politik untuk mencapai tujuan meraih kekuasaan. Ini dinilai bertentangan dengan komitmen didirikannya partai itu
Terpisah, Ketua DPW PAN DIJ, Nazaruddin mengatakan, jajaran pengurus dan kader PAN DIJ sepenuhnya kompak mendukung dan percaya terhadap langkah-langkah dan keputusan politik yang diambil oleh Ketua Dewan Kehormatan, Amien Rais dan DPP PAN di bawah kepemimpinan Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekjen Edie Suparno. Terutama dalam Pilpres mendukung Prabowo-Sandi. 

"Jajaran pengurus dan kader PAN DIJ sama sekali tidak terpengaruh dengan manuver politik dari pihak-pihak yang mengatasnamakan pendiri PAN meminta Ketua Dewan Kehormatan Prof. Dr Amien Rais untuk mengundurkan diri dari PAN," katanya, dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, sepenuhnya memahami bahwa surat terbuka itu adalah manuver politik dari para pendukung Pasangan Calon Presiden Nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf. Terutama Gunawan Muhammad dan Abdillah Toha. "Surat terbuka itu hanyalah upaya untuk memecah kesolidan PAN menghadapi Pileg dan Pilpres," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar