Tanggapi Cuitan SBY, Fahri Hamzah Akhirnya Akui Keunggulan Jokowi


 emaspk3.info

BERITA  AKURAT


 Fahri Hamzah menilai cuitan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempunyai alasan yang cukup kuat.

Menurut Fahri Hamzah, cuitan SBY bukan sekadar tanggapan terhadap pernyataan Sekjen Gerindra yang memintanya untuk kampanyekan Prabowo-Sandi.

Fahri Hamzah lewat akun Twitter terverifkasinya menulis, cuitan tersebut menggambarkan keprihatinan SBY


 "Saya membaca keprihatinan pak @SBYudhoyono sebagai ketua umum partai @PDemokrat semalam.

Cuitan itu Terkait komentar Sekjen partai lain tentang keseriusan beliau dan PD dalam membela Capresnya.

Saya dari luar melihat sikap beliau cukup beralasan. #OposisiWaspada" tulis akun Twitter Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah berpendapat SBY sedang memikirkan cara memenangkan capres yang diusung.

Di samping itu, menurut Fahri Hamzah, SBY juga memikirkan agar Partai Demokrat juga merasakan kemenangan yang didapat Prabowo-Sandi.

"Pertama, itu pertanda pak @SBYudhoyono memikirkan cara memenangkan pasangan yang beliau dukung.
Pasti beliau ingin menang tapi kalau bisa kemenangan itu juga diterima oleh @PDemokrat yang beliau pimpin.
Bukan saja wajar tapi wajib. #OposisiWaspada" tulis Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah juga sepakat soal cuitan SBY soal peran dari capres.

Pasalnya, menurut Fahri Hamzah mustahil partai pendukung bisa memenangkan kadidatnya tanpa membangun histeria massa.

"Kedua, pandangan beliau tentang peran kandidat sangat tepat.
Sebab mustahil partai bisa memenangkan kandidat tapi kandidat lah yang harus membangun histeria massa dengan mengkonsolidasikan segenap sumber daya yang ada termasuk @PDemokrat sebagai pendukung. #OposisiWaspada" katanya.

Kubu Prabowo-Sandi, menurut Fahri Hamzah memiliki keuntungan karena ada SBY yang notabenya sudah menang dua kali Pilpres dan 10 tahun menjabat presiden.

Fahri Hamzah menekankan, kubu Prabowo-Sandi harus menggunakan modal ini semaksimal mungkin.

"Ketiga, kelebihan kubu penantang adalah salah satunya karena memiliki pak @SBYudhoyono yang berpengalaman 2 kali jadi capres seperti yang beliau katakan.
Bahkan 2 kali menang dan 10 tahun menjadi presiden.
Modal ini harus digunakan maksimal. #OposisiWaspada" tulisnya.

Selama lima bulan ini, dinilai cukup untuk melakukan konsolidasi di pihak Prabowo-Sandi.

Fahri Hamzah juga mengakui bila di kubu Jokowi-Ma'ruf Amin tak nampak adanya perbedaan pandangan.

"Demikianlah, kalau kita ambil positifnya.
Sisa waktu 5 bulan ini cukup untuk melakukan konsolidasi di pihak penantang.
Sementara di pihak petahana terus nampak terkonsidasi dan tidak nampak ada perbedaan pandangan di antara mereka. #OposisiWaspada" katanya.

Fahri Hamzah menyarankan agar cuitan SBY menjadi bahan diskusi kubu Prabowo-Sandi.

Fahri Hamzah juga menitip pesan agar Jokowi ditarik dalam perdebatan data dan realisasi janji.

"Catatan pak @SBYudhoyono sebaiknya jadi bahan diskusi kubu penantang agar pertarungan semakin berisi dan bermakna.
Saya titip agenda kerakyatan.Saya titip agar petahana ditarik dalam perdebatan data dan realisasi janji. Demikian. #OposisiWaspada" tutup Fahri Hamzah.

Sumber: tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar