Popularitas Habib Rizieq Menurun, FPI Anggap LSI Survei Bayaran

 emaspk3.info

BERITA AKURAT

Popularitas Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengalami penurunan drastis jika dibandingkan dua tahun yang lalu.

Hal ini tercermin dari hasil survei terbaru yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Menurunnya tingkat akseptabilitas dan kemampuan mempengaruhi pemilih menurut dia karena Habib Rizieq banyak dihadapkan dengan masalah hukum, namun kuasa hukum FPI Munarman menyanggah hasil tersebut.

“LSI (kok) didengerin. Survei berbayar itu, hasil sesuai yang order,” katanya saat dimintai tanggapan, Rabu (14/11/2018).

Munarman menyebut Habib Rizieq tidak mencari-cari peringkat dalam survei LSI. Dirinya mengatakan Habib Rizieq semata-mata berjuang untuk mendapatkan rida Allah SWT.

“Habib Rizieq mencari ridho Allah SWT, bukan mencari popularitas, apalagi peringkat oleh LSI,” tuturnya.

Baca Juga: Denny JA LSI: Ahok Sosok Pemimpin Rendah Empati
Juru bicara FPI Slamet Ma’arif mengutarakan pendapat senada dengan Munarman terkait survei LSI. Menurutnya, Habib Rizieq tetap ulama berpengaruh di Indonesia. FPI akan tetap solid dan kuat.

Pendapat yang sama juga diutarakan oleh juru bicara FPI Slamet Ma’arif. Menurutnya, Habib Rizieq tetaplah menjadi ulama yang berpengaruh di Indonesia. FPI akan tetap solid dan kuat.
“Nggak heran kalau LSI yang survei. Pengaruh menurun kok ditakuti kalau pulang ke Indonesia,” katanya.

Survei LSI yang membahas Habib Rizieq merujuk pada pertanyaan ke responden, ‘apakah Ibu/Bapak pernah mendengar atau melihat nama di bawah ini?’, ‘apakah Bapak/Ibu suka atau tidak terhadap tokoh ini?’, ‘apakah Bapak mengikuti imbauan tokoh ini?’.

Survei dengan tema “Ulama dan Efek Elektoralnya” ini dilakukan pada 10 sampai 19 Oktober lalu. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini kurang-lebih 2,8 persen.

“Jadi kemerosotan ini karena beberapa hal, yaitu sudah tidak lagi di Indonesia dan mungkin dicitrakan bermasalah secara hukum, kemudian memiliki resistensi kepada beberapa kelompok tertentu,” kata peneliti LSI Denny JA, Ikrama M di Kantor LSI Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Berikut hasil survei LSI tentang pengaruh Habib Rizieq Syihab:

Tingkat pengenalan Habib Rizieq:
Desember 2016: 48,7%
Oktober 2018: 53,4%

Tingkat kesukaan terhadap Habib Rizieq:
Desember 2016: 67,3%
Oktober 2018: 52,9%

Mengikuti imbauan Habib Rizieq:
Desember 2016: 31,4%
Oktober 2018: 17,0%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar