Ada Kabar akan Ditolak di NTT, Ini Komentar Fahri Hamzah

 emaspk3.info


AGEN POKER TERBAIK

Rencana kunjungan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ke Kupang, NTT, dalam waktu dekat dikabarkan ditolak sejumlah ormas. Fahri dijadwalkan menghadiri acara salah satu ormas. Apa kata Fahri?

"Saya belum mendapat konfirmasi, tapi saya ingin menyampaikan pesan sebenarnya karena tadinya saya ingin pergi ke Ende untuk mengenang kehidupan Bung Karno selama 5 tahun di Ende," kata Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

"Karena saya membaca buku Bung Karno karya Cindy Adams, salah satu bagian yang berkesan tentang pembuangan Bung Karno adalah waktu beliau di Ende, sebelum kemudian diasingkan di Bengkulu. Di Ende setelah beliau dikeluarkan dari Sukamiskin. Beliau sering sekali diadili," imbuhnya.

Baca juga: Fahri Menang Gugatan: Kalau PKS Tak Bayar, Saya Sita Gedungnya

Menurut Fahri, ia sebenarnya tak ingin mengganggu orang. Dia mengaku hendak pergi ke NTT karena mendapat undangan.
"Nah itu sebenarnya, saya tidak ingin mengganggu siapa pun. Saya tidak ingin melakukan apa pun, tapi ini hanya ada undangan dan ada rencana berkunjung ke Ende, melihat. Itu lah kira-kira," sebut Fahri.

Fahri lalu berbicara soal kedekatannya dengan Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Ia belum memutuskan langkah terkait kabar penolakan kunjungan ke NTT.
AGEN POKER TERBAIK
"Sebenarnya gubernurnya ini kan sahabat saya, sahabat dekat sekali karena sama-sama di Komisi III, saya dengan Viktor dari mulai dia di PDIP sampai di NasDem, saya dekat dengan dia. Tapi kalau memang situasinya belum memungkinkan, ya kita lihat saja, lain kali," ucap Fahri.

Baca juga: Fahri Hamzah: Mobil Esemka Cuma Jadi Permainan Jelang Pilpres?

Ia juga mengaku punya sejumlah kegiatan di Jakarta. Fahri yang berasal dari Dapil NTB itu berencana tak lagi nyaleg di Pemilu 2019.

"Satu-satunya atau di antara pimpinan (DPR) yang tidak nyaleg kan saya, jadi banyak pekerjaan itu yang akhirnya saya bisa tangani kalau teman-teman lain sedang sibuk begitu. Jadi memang lagi full juga di Jakarta," ucapnya.

Fahri sendiri mengaku masih menunggu konfirmasi dari panitia soal acara yang akan dihadirinya. Ia enggan berspekulasi terkait kabar penolakan dirinya.

"Ya saya menunggu konfirmasi ya, karena harusnya setiap perjalanan pejabat itu ada atensi dari petugas keamanan setempat. Itu rutin. Briefingnya ada, security briefing namanya," pungkas Fahri. (detik.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar