PD, Caleg Eks Koruptor Diloloskan : Memang Bawaslu Di Sogok Berapa??Mau Hancur Negara ini !!

www.korankiu.com

Berita Terkini `` Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin mengaku kecewa atas sikap Bawaslu yang meloloskan mantan koruptor untuk menjadi caleg di Pemilu 2019. Didi mempertanyakan urgensi Bawaslu membuat keputusan yang kontroversial.

"Kami sangat kecewa atas putusan Bawaslu meloloskan caleg-caleg eks koruptor. Apakah memang kita sudah kekurangan orang yang baik orang yang benar benar bersih untuk menduduki kursi terhormat wakil rakyat? Mantan narapidana korupsi, teroris dan bandar narkoba tentu tidak patut dan tidak layak menjadi caleg," ujar Didi dalam keterangan tertulisnya yang diterima media POKER88, Jumat (31/8/2018) malam.

"Janganlah seolah-olah negeri ini kekurangan orang-orang baik, sehingga untuk jabatan mulia dan terhormat sebagai wakil rakyat terkesan diobral kepada siapapun bahkan mantan napi kejahatan berat diperbolehkan yang penting ada uang," ungkapnya.
Menurut Didi, saat ini para anggota DPR harusnya terus berbenah diri untuk merebut kepercayaan publik. Sebab masyarakat telah apatis soal kinerja wakil rakyat itu.

"Di tengah kinerja DPR yang masih dianggap buruk oleh masyarakat, dan harus terus berbenah diri untuk meraih kembali kepercayaan publik, alangkah baiknya jangan ditambah lagi beban dan situasi yang makin menjauhkan dewan dari rakyat. Oleh karenanya berilah kesempatan kepada orang-orang yang jelas-jelas tidak pernah bermasalah hukum yang tidak pernah mengecewakan kepercayaan rakyat dengan memperkaya diri sendiri," imbuh dia.

Didi pun menyarankan agar Bawaslu membatalkan putusan tersebut. Apalagi jika Bawaslu tidak ingin dicap sebagai lembaga yang tidak prorakyat lembaga yang dengan mudah di suap oleh para koruptor.

"Tidak ada jalan lain, Bawaslu harus segera membatalkan para caleg koruptor tersebut. Nama baik Bawaslu akan menjadi pertaruhan di tengah kecaman dan kekecewaan publik yang dalam terhadap kejahatan korupsi yang masih marak terjadi," ucap dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar