Disunat Laser oleh Pak Mantri, Kepala “Burung” si Bocah Ikut Terpotong

 korankiu.com

AGEN POKER TERBAIK

 Seorang bocah berinisial IM asal Karangdadap, Pekalongan, harus kehilangan bagian vital dari organ tubuhnya. Ujung kemaluannya ikut terpotong saat dikhitan dengan metode laser.

Sebagaimana diberitakan Jawa Pos, Kamis 06 September 2018, peristiwa tragis itu terjadi pada pekan lalu, tepatnya pada Kamis, 30 Agustus 2018.

Pihak keluarga korban pun sudah melaporkan kecelakaan tersebut ke kepolisian.
Adalah BR, seorang mantri berusia 64 tahun yang menjadi pihak terlapor lantaran dugaan malpraktek.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom membenarkan adanya kejadian yang dialami bocah kelas tiga sekolah dasar (SD) tersebut.

“Kasus dugaan malpraktik yang menimpa korban terjadi pada Kamis, 30 Agustus 2018 sekitar pukul 18.30 WIB,” kata Akrom, Kamis (6/9).

Menurut penjelasan Akrom, awal mula kejadian saat orang tua IM memanggil salah satu mantri sunat di daerahnya, yakni BR, guna mengkhitankan putra mereka. Metode khitan yang digunakan BR sendiri diketahui adalah dengan memakai laser.

“Setelah dilaksanakan sunatan itu rupanya ada musibah. Ternyata yang dikhitan bukan pucuknya khasafat (bagian mahkota kelamin laki-laki), ternyata agak mundur,” tutur Akrom.

Si bocah pun mengerang kesakitan saat kepala ‘burungnya’ ikut terpotong.

Peristiwa ini diketahui saat BR akan melakukan penjahitan namun tidak ditemukan kepala kelaminnya.

Oleh ayah korban, kepala kemaluan itu ditemukan di bekas potongan yang jatuh di tas milik BR.

AGEN POKER TERBAIK
Keluarga pun langsung membawa korban ke Rumah Sakit Islam Pekajangan, Pekalongan, untuk mengurangi pendarahan. Hingga saat ini, MI masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan alat kelamin yang sudah terpotong tidak bisa tersambung lagi

Kasus ini tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Pekalongan.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto mengatakan, saat ini sedang dalam tahapan pemeriksaan para saksi.

Sementara sejumlah barang bukti sudah diamankan polisi, antara lain 1 buah alat potong electric cautery, 8 buah ujung pemotong, 1 celana dalam ukuran M warna pink hitam, 5 butir grafadon paracetamol 500mg, dan 1 buah tas selempang.

“Barang bukti yang digunakan saat melakukan pengkhitanan sudah kita amankan,” kata Agung Ariyanto kepada detikcom, Kamis (6/9/2018).

Agung menjelaskan hingga saat ini belum ada tersangka dalam kasus ini.

“Masih kita dalami. Belum, belum kita tetapkan tersangka, nanti tunggu kabar selanjutnya setelah kita dalami,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar