Apa Beda PKI dan HTI?? Bedanya Hanya 1%, 99% sama !!

 emaspk2.cc

AGEN POKER TERBAIK 
Hari ini tanggal 30 September. Biasanya film G-30 PKI menjadi tontonan wajib bangsa Indonesia. Tapi kemudian film ini tidak diwajibkan lagi dan masuk menjadi film hiburan. Tahun kemaren banyak orang di berbagai kota mengadakan nobar film G-30-PKI ini. Termasuk Presiden Jokowi yang begitu kekinian ikut-ikutan nobar dengan rakyat.

PKI itu kepanjangan dari PARTAI Komunis Indonesia, yang sampai sekarang saya tidak paham, mengapa PKI ini ada. Kan sudah jelas, Indonesia berideologikan Pancasila dari sejak merdeka, kok bisa Partai yang mengusung ideologi lain disetujui untuk berdiri. Sampai akhirnya keberadaan PKI membuka peluang bagi Soeharto untuk menjadi Presiden Indonesia. Dan sejak Soeharto menjadi Presiden Indonesia, seluruh dunia menyaksikan bagaimana Soeharto dengan tanpa hati dan tanpa ampun membasmi PKI.
Harus diakui, Soeharto sudah memberikan contoh bagaimana seorang pemimpin bangsa harus bersikap tegas, keras dan kejam terhadap kelompok pengusung ideologi lain selain Pancasila. Mungkin Soeharto tidak pernah mengatakan "Gebuk!" tapi tindakan dia yang sangat represesif sudah menorehkan sejarah kelam bagi bangsa Indonesia.

Berbicara tentang PKI, seperti saat ini Indonesia sedang mengulang sejarah lama. Kalau dulu itu Partai Komunis Indonesia, hari ini adalah Sebuah Organisasi Kemasyarakatan yang mengusung ideologi yang mereka akui berlandaskan agama Islam. Padahal Agama Islam itu hanya tumpangan. Sama seperti tahun 60an dulu, ketika perekonomian Indonesia masih sangat rentan, dengan sangat mudah ideologi yang berlandaskan ekonomi masuk pun masuk ke Indonesia.

Buat saya, ketika saya melihat cara dan gaya HTI, tidak banyak bahkan tidak ada yang berbeda. Hanya LANDASANNYA saja yang berbeda. PKI berlandaskan ekonomi, karena saat itu ekonomi Indonesia masih rentan, sedangkan HTI berlandaskan agama karena saat ini perekonomian Indonesia sudah bisa dibilang mapan. Perbedaan landasan ini hanya 1%, 99% yang lainnya HTI sama dengan PKI !!

Ini sangat masuk akal....
AGEN POKER TERBAIK 
Ketike status ekonomi seseorang sudah mapan, apa yang kemudian mereka lakukan adalah "Bertaqwa dan mendekatkan diri pada Tuhan". Coba HTI masuk ke Indonesia pakI landasan ekonomi, mana ada orang yang tertarik. Nasib HTI akan sama dengan partai politik yang baru lahir seperti Perindo, Hanura, Nasdem, dan lain sebagainya. Itu sebabnya HTI menunggangi pada partai yang berlandaskan murni agama Islam seperti PKS. Kalau parati lain yang tidak 100% murni berlandaskan agama Islam, mana bisa ditunggangi HTI. PKB aman-aman saya. PAN juga aman walaupun berkoalisi dengan PKS tapi tidak se-kecanduan PKS.

Dan tidak heran kalau orang-orang yang mendukung, bersimpati, dan mengusung HTI kebanyakan orang-orang intelektual, orang-orang pintar, titel sarjananya berjajar atau jabatannya tinggi. Karena yaitu tadi, mereka itu kehidupan dunia secara ekonomi sudah sangat mapan. Punya banyak uang, punya banyak waktu, takut mati besok, lalu mendekatkan diri pada Tuhan dan kemudian bertemu HTI yang memang startegi pendokrinannya berlandaskan agama. Ibarat pucuk dicinta ulam tiba... cocok sudah.

Mau contoh?? Profesor Suteki salah satunya. Dikantor-kantor besar dan di universitas-universitas banyak yang tiba-tiba kecanduan agama. Dengan kedunguannya mereka berpikir berbusana cingkrang (tapi pake kaos kaki), berjanggut panjang, berpenutup kepala, adalah atribut yang bisa membedakan tingkat tinggi atau rendahnya iman manusia. Kalau saya bilang malah jadi RIYA. Dengan pakaian mereka, orang lain jadi berpandangan bahwa keimanan mereka sudah jauh lebih baik dari kita.
Anyway....

Yang pasti, PKI ataupun HTI pada dasarnya sama !! Mereka adalah kelompok orang yang sedang mencari negara baru. Kalau Komunis masih bagus, kita bisa melihat bagaimana majunya Cina dan Rusia di masanya. Dua negara besar yang berideologikan komunis. Sedangkan HTI??? Negara mana yang mau dijadikan acuan kesuksesan ideologi mereka???

PKI dan HTI itu benar-benar sama, karena orang Indonesia yang mendukung ideologi mereka mendapatkan gelar yang sama, yaitu PENGKHIANAT bangsa. Sama-sama mau menghancurkan Pancasila dan menggantikan dengan SISTEM BARU kalau kata MArdani Ali Sera. Sama-sama membenturkan rakyat Indonesia, membuat keributan dan perpecahan agar pemerintah dianggap tak layak dan akhirnya diambil alih oleh kelompok ini. Sama-sama menghalalkan segala cara. Bahkan HTI lebih parah dari PKI, hanya dengan menyuruh satu mulut berteriak "Dia kafir!" lalu banyak kejadian yang mengenaskan.

Kalau HTI itu benar-benar satu organisasi Islam, logikanya dia akan mendukung Jokowi dan MA'ruf Amin yang ke-Islam-annya sudah sangat jelas. Tapi mereka tidak mau, karena baik Jokowi maupun Ma'ruf Amin, keduanya sudah tahu apa siapa dan bagaimana itu HTI.

Sementara Prabowo dan Sandiaga Uno???? Yang satu mu'alaf baru yang satu UBARU. Ditambah pasangan Prabowo - Sandiaga Uno masih buanyak menbutuhkan dukungan dari kalangan agama Islam untuk bisa menyaingi Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Bisa kebayang... jika Prabowo dan Sandiaga Uno menang dengan bantuan besar dari HTI, bukan hal yang mustahil kalau elit-elit HTI akan duduk manis di jajaran kementerian dan bidang-bidang yang vital. Sama lah seperti jaman PKI dulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar