Bupati Terpilih Puncak Papua Dukung Jokowi, Ini Alasannya

www.korankiu.com

POKER TERBAIK DOMINO99 ``Bupati terpilih Kabupaten Puncak Willem Wandik mengatakan terang-terangan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Menurutnya, warganya juga 100 persen medukung Jokowi memimpin dua periode.POKER88

Willem mengatakan, berbagai program Jokowi selama ini banyak membantu masyarakat Papua, terlebih di Kabupaten Puncak. Menurutnya, warganya juga siap mendukung Jokowi 100 persen karena berbagai manfaat yang mereka rasakan, khususnya kebijakan BBM satu harga, yang membuat harga-harga bahan kebutuhan pokok turun.

"Saya terus terang waktu Jokowi mau maju jadi presiden periode pertama, kita di Kabupaten Puncak, seratus persen kasih suara ke Pak Jokowi dan hasilnya kita sudah rasakan programnya," kata Willem dalam keterangannya, Rabu (15/8/2018).POKER88

"Contoh BBM satu harga, juga subsidi angkutan, sehingga pengaruh ke harga barang. Jadinya harga yang tadinya mahal sekarang sudah murah, jalan Trans Papua juga 2019 sudah tembus, serta bandara juga sudah dibangun di Puncak," sambung Ketua I PDIP Provinsi Papua ini.

Willem menambahkan masyarakat di Puncak Papua sangat kenal dengan Presiden Jokowi, termasuk 206 kepala kampung di Kabupaten Puncak. Menurutnya, lewat program dana desa, masyarakat kini banyak terbantu.POKER88

"Jadi kehadiran negara di Kabupaten Puncak itu sangat terasa melalui Presiden Joko Widodo. Jadi kami masyarakat Puncak, untuk Presiden Joko Widodo harga mati pada Pilpres 2019, yang lain minta maaf," ujarnya.

Berdasarkan rekapitulasi Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak, KPU Kabupaten Puncak menetapkan Willem Wandik-Pelinus Balinal sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Puncak periode 2018-2023. Pasangan Willem Wandik-Pelinus Balinal memperoleh 90,4 persen suara atau 143.527 ribu suara dari total suara sah.POKER88

Selain Willem Wandik, Ketua DPD Partai Demokrat Papua, yang juga Gubernur terpilih Papua Lukas Enembe, secara lantang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin meski partainya masuk koalisi Prabowo-Sandiaga. Lukas mengaku siap dipecat atas sikapnya yang berlawanan itu.

"Kalau dipecat, tidak ada masalah," ucap Lukas setelah mengikuti rapat pleno KPU Papua penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih 2018-2023 di Jayapura, Senin (13/8).POKER88

Lukas Enembe mengaku siap diberi sanksi, bahkan siap dipecat, Partai Demokrat karena mendukung Jokowi dalam pilpres mendatang. Dia mengatakan sudah meminang partai lain untuk menerimanya.

"Mungkin saya ke Partai NasDem, jadi Dewan Pembina di sana. Tahun depan saya akan gelar musyawarah luar biasa untuk pemilihan Ketua DPD. Kita perlu melakukan kaderisasi selanjutnya," paparnya.

Dia juga menyerukan kepada seluruh kader Demokrat Papua untuk memberikan dukungan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Saya sudah lapor kepada Sekjen Hinca Pandjaitan bahwa kali ini saya keluar dari barisan untuk mendukung Jokowi. Sikap kita sudah jelas," katanya. POKER88

Tidak ada komentar:

Posting Komentar