Ahok Memilih Bebas Murni, Respon Lulung Kebangetan!


 emaspkr.com


AGEN POKER TERBAIK
Ahok dan Lulung adalah dua pemain lama yang sebelumnya berseteru panas. Ahok yang saat itu menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI menuding pemilihan kepala daerah lewat DPRD hanya menyuburkan politik transaksional. Lulung yang saat itu selaku ketua DPRD DKI pun terganggu dengan pernyataan Ahok. Lulung mengancam akan menghalangi pelantikan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta, bahkan mengancam Ahok harus dibinasakan karir politiknya.Poker88

Sebelumnya keduanya berseteru soal penataan Tanah Abang. Lulung memang dikenal sebagai pengusaha yang menguasai lahan parkir di kawasan itu. Lulung murka ketika Ahok diberitakan sempat berujar bahwa sulitnya penertiban Tanah Abang disebabkan adanya preman yang menjadi beking para pedagang liar di sana.

Ahok mengatakan tidak akan sungkan memecat PNS Pemprov DKI yang melindungi PKL dan preman di Pasar Tanah Abang. Namun jika anggota DPRD DKI ikut membekingi preman, dia menyerahkannya kepada warga Jakarta. Lulung yang tak terima disebut ada beking preman di Tanah Abang, tersinggung dengan ucapan Ahok.

Ahok ingin agar Lulung dipecat, sebaliknya Lulung ingin agar karir politik Ahok binasa. Pada Pilkada 2017, Lulung berada di barisan Anies dan Sandi, sama-sama ikut berjuang menjegal Ahok. Keinginan Lulung nampaknya terwujud karena Ahok tidak hanya kalah di Pilkada DKI 2017, namun dijeblioskan ke penjara. Karir politik Ahok benar-benar habis.Poker88

Dendam kesumat Lulung kepada Ahok nampaknya belum benar-benar sirna. Meskipun sudah mendekam di penjara, Lulung masih mengumpat Ahok. Bahkan menjelang Ahok bebas, Lulung mengluarkan respon yang cukup mengagetkan sekaligus menyebalkan.Poker88

Ahok akhirnya memutuskan memilih bebas murni yang menurut Kalapas akan jatuh pada tanggal 23 April 2019. Padahal, jika mau, Ahok bisa bebas di bulan Agustus 2018 namun dengan bebas bersyarat.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) berpesan agar Ahok berubah menjadi lebih baik bila telah menghirup udara bebas.Poker88

"Jalan yang benar, jangan suka menghina-hina, menistakan agama lain. Jangan suka ngomong jorok lagi. Ngomong rampok, ngomong maling sama ibu-ibu sudah nggak boleh, sudah nggak boleh lah ngomong jelek-jelek gitu maksudnya, ngomong baik-baik saja. Kasian anak bininya," kata Lulung.

Saya pikir siapapun akan dibuat panas mendengar pernyataan Lulung. Dia tidak sedang menasihati Ahok. lebih tepatnya sedang mencaci maki. Tidak ada i’tikad baik dari Lulung terhadap Ahok. Lulung justru semakin terlihat ingin mengabadikan label buruk ke Ahok.Poker88

Lulung mensifati Ahok dengan label yang buruk dengan bungkus nasihat. Ketika Lulung menganjurkan Ahok ke jalan yang benar, secara tidak langsung Lulung menganggap Ahok sedang berada di jalan yang tidak benar. Seolah dijebloskannya Ahok ke penjara karena memang Ahok sedang berada di jalan yang tidak benar.

Ketika Lulung meminta Ahok agar jangan suka menghina-hina, secara tidak langsung Lulung menjudge Ahok suka menghina. Padahal, Ahok tidak menghina siapapun, kecuali kepada koruptor dan maling anggaran.

Ketika Lulung meminta Ahok agar jangan menistakan agama lain, Lulung mencoba mengingatkan memeri masyarakat bahwa Ahok adalah penista agama. Meskipun Ahok telah minta maaf secara terbuka dan menjalani hukuman, Lulung seperti label penista agama tetap tersemat pada diri Ahok.Poker88

Ketika Lulung meminta Ahok jangan ngomong jorok, rampok, dan maling ke ibu-ibu, secara tidak langsung Lulung sedang mengingatkan ke publik bahwa Ahok adalah orang yang mulutnya jorok karena mengeluarkan kata-kata kasar, hingga kepada ibu-ibu Ahok mengatakan maling dan rampok. Padahal, saat itu ibu-ibunya memang salah karena memakai KJP anaknya.Poker88

Begitu maksud nasihat Lulung ke Ahok. Ia tidak ingin setelah Ahok bebas, masyarakat lupa dengan label buruk yang telah ia sematkan ke Ahok. Lulung ingin Ahok tetap dikenal sebagai seorang yang mulutnya jorok karena kerap mengeluarkan kata-kata kasar, dan yang pasti label penista agama tetap melekat pada diri Ahok.

Saya tidak yakin Lulung sudah bisa memaafkan Ahok. Saya yakin Lulung tidak akan puas begitu saja melihat Ahok bebas dan bisa hidup normal dan bahagia seperti manusia pada umumnya. Minimal, Ahok tetap dicap buruk oleh masyarakat.Poker88

Jika memang punya i’tikad baik ke Ahok, Lulung bisa memberikan nasihat yang lebih baik, bukan menggunakan diksi larangan, mungkin bisa menggunakan anjuran saja.

Silahkan baca artikel saya yang lain di: https://seword.com/author/saefudin/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar