Pentingnya Generasi Muda Tangkal Paham Radikalisme


AGEN POKER TERBAIK DOMINO99 - Pentingnya kesadaran Generasi Muda Indonesia agar dapat terlibat secara massif untuk ikut menangkal gerakan radikalisme dan terorisme yang merongrong saat ini.POKER88

"Saya nyatakan dengan tegas bahwa Pemuda Pancasila akan berada di garda terdepan dalam konteks ikut berkontribusi untuk membantu Negara dalam memberantas Terorisme & Radikalisme , saya juga menghimbau kepada seluruh Generasi Muda Indonesia untuk bersama - sama merapatkan barisan, bersatu menjaga Keutuhan NKRI" tegas PLT Sekjen MPN Pemuda Pancasila Arif, Minggu (10/6/2018).

Gerakan radikalisme dan terorisme harus dijadikan musuh bersama, sekaligus membuat formulasi-formulasi penguatan terhadap ideologi Pancasila di Tanah Air .POKER88

"Gerakan radikalisme adalah implikasi dari pelemahan Pancasila sebagai Dasar Negara, ini jelas tak bisa didiamkan. Pemerintah dan aparat pun tak bisa jalan sendiri, semua harus bisa bersatu menanggalkan ego sektoral masing-masing agar kita sebagai Bangsa bisa benar-benar menuntaskan persoalan ini" tuturnya.


Formulasi yang pas saat ini menurut Arif adalah dengan melakukan penguatan Bela Negara bagi generasi muda saat ini.POKER88

"Salah satu formulasi yang bisa di jadikan solusi dalam menangkal Radikalisme dan Terorisme adalah dengan mengintensifkan Pendidikan dan kaderisadi Bela Negara bagi warga negara, ini merupakan sarana yang tepat dan jitu untuk menangkal gerakan radikal tersebut" jelas Arif.


Sabtu (2/6/201) siang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Riau digerebek oleh Tim Densus 88. Bangunan yang dituju yaitu Gelanggang Mahasiwa Fisip Universitas Riau (Unri).POKER88

Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Nandang, mengatakan jajarannya menyita empat unit bom berdaya ledak tinggi dari penggerebekan tersebut. Bom pipa itu disebut-sebut sejenis triacetone triperoxcide (TATP), atau juga dikenal "Mother of Satan".

Daya ledak bom rakitan itu diklaim setara dengan bom yang meledak di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Selain itu, Nandang juga mengatakan Densus 88 Antiteror dan Polda Riau menangkap tiga orang terduga teroris. Mereka masing-masing berinisial Z, B dan K. Ketiganya merupakan alumni Fisip Unri, masing-masing angkatan 2002, 2004 dan 2005.POKER88

Tidak ada komentar:

Posting Komentar