WOW !!!Warga meminta tebusan Rp 7,1 miliar untuk membebaskan wali kotanya karena dianggap tak memenuhi janji kampanye.


 www.koranqq.com


AGEN POKER TERBAIK
Warga sebuah kota di Meksiko dilaporkan mengurung wali kotanya di dalam balai kota setelah dianggap mengingkari janji kampanye. Masa jabatan Alfonso Hernandez Montiel, Wali Kota Chichiquila, untuk memenuhi segala janji yang dibuat saat kampanye. Namun, seperti dilaporkan El Sol de Puebla via Oddity Central Selasa (22/5/2018), warga yang terlanjur kecewa memutuskan berunjuk rasa.

Dalam unjuk rasa yang digelar Minggu (20/5/2018) di depan balai kota, warga menuntut agar Montiel setidaknya merealisasikan janjinya.Poker88

Salah satunya adalah janji untuk membangun jembatan yang bakal menjadi urat nadi perekonomian kota Chichiquila. Poker88

Tidak jelas siapa yang mengeskalasi ketegangan, warga kemudian mengurung Montiel dan stafnya di dalam balai kota karena mereka sudah tidak percaya lagi dengan perkataannya.Poker88

Mereka lalu meminta uang 10 juta peso Meksiko, sekita Rp 7,1 miliar, sebagai tebusan. Uang itu bakal digunakan untuk membiayai salah satu proyek yang dia janjikan.Poker88

Setelah negosiasi yang berlangsung berjam-jam, Montiel menawarkan pembayaran awal sebesar 3 juta peso, atau Rp 2,1 miliar. Poker88

Ssementara sisanya bakal dia bayar dalam beberapa hari ke depan. Meski warga tidak percaya lagi dengan segala ucapannya, mereka kemudian sepakat, dan Montiel dibebaskanPoker88

Harian lokal Urbano Puebla melaporkan Senin (21/5/2018), Sekretariat Umum Pemerintahan (SGG) menyanggah kalau Montiel harus membayar 3 juta peso sebagai tebusan.Poker88

 Dalam keterangan resminya, SGG menyatakan warga Chichiquila melepaskan Montiel secara sukarela, dan meminta mereka agar dia melaksanakan segala janji kampanyenya. Poker88

Februari lalu, warga kota San Buenaventura di utara Bolivia memasung Wali Kota Javier Delgado selama beberapa jam.
 Mereka memasung Delgado karena dianggap melanggar salah satu dari tiga hukum adat yang diterapkan San Buenaventura. Yakni Ama Illulla atau Jangan Berbohong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar