Wasekjen Demokrat Berharap Berita OTT Kadernya Tidak Benar


AGEN POKER TERBAIK DOMINO99 - Wasekjen Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, mengatakan belum mengetahui kebenaran dari adanya operasi tangkap tangan (OTT) atas kadernya yang merupakan anggota DPR RI.POKER88

"Soal itu saya baru cari informasi juga. Karena saya baru mendengar. Nanti akan ada dari pihak kami memberikan konfirmasi dan hal-hal yang diperlukan," ujar Didi, ketika ditemui di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5/2018).

Ia mengaku akan mengonfirmasi terlebih dahulu mengenai informasi ini ke DPP Partai Demokrat.

Didi sendiri berharap bahwa berita ini tidak benar adanya. Namun demikian, ia akan menunggu hingga adanya informasi yang akurat terlebih dahulu.POKER88

"Biar saya konfirmasi dulu. Insyaallah secepatnya kami dari DPP akan menjelaskan hal ini, karena kami dari harus cari tahu dulu," ungkapnya.

"Kalau harapan saya pribadi mudah-mudahan tidak benar berita itu. Tapi benar tidak benar tentu setelah informasi yang akurat," imbuh dia.POKER88

Selain itu, bila terbukti benar, Didi mengaku partainya akan bertindak dengan tegas.

Hal itu, kata dia, sudah dilakukan sejak dahulu, dimana partai besutan SBY ini tak memberikan toleransi kepada kadernya yang terlibat tindak pidana.

"Dari dulu kan sudah tahu, (Demokrat) tidak akan pernah melindungi kader-kader yang terlibat pidana," tandasnya.POKER88

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Sabtu (5/5/2018) masih menutup rapat-rapat informasi soal siapa anggota DPR RI yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah hanya membocorkan anggota DPR RI yang tertangkap ialah wakil rakyat yang membidangi masalah keuangan.

"Sembilan orang diamankan, terdiri dari anggota DPR RI yang membidangi keuangan, swasta, dan unsur lain. Uang yang diamankan sekitar ratusan juta rupiah, diduga terkait proses usulan penganggaran," tegas Febri.POKER88

Tidak ada komentar:

Posting Komentar