Pantaskah Wakil Rakyat ‘Doakan’ Gedung DPR Roboh Karena Anggaran Gedung Baru Belum Cair?

 www.koranqq.com

AGEN POKER TERBAIK
Entah kapan saya bisa bangga dengan yang namanya DPR. Sampai saat ini, saya belum paham kontribusi positif apa yang diberikan DPR untuk rakyat. Katanya mewakili rakyat, tapi tidak berpihak ke rakyat. Katanya mewakili rakyat, ketika ada rakyat yang mengritik, terkendala oleh UUMD3. Rakyat bisa dipenjara karena mengritik DPR.Poker88

Ketika masih banyak aspirasi rakyat yang tidak tersampaikan, ketika kemiskinan masih cukup besar, ketika masih banyak rakyat yang membutuhkan uluran tangan, DPR justru fokus mengegolkan proyek pembangunan gedung baru dengan anggaran 601 milyar. Miris! Padahal, gedung lama DPR masih sangat representatif.
Bukti DPR hanya sibuk memikirkan diri sendiri bisa dilihat dari sikap Fahri Hamzah yang melontarkan kata-kata yang buruk dan tidak terpuji karena anggaran pembangunan gedung baru belum juga cair. Fahri bahkan ‘mendoakan’ agar gedung lama DPR ambruk.Poker88

Dalam APBN 2018, anggaran untuk pembangunan gedung baru DPR Rp 601 miliar tak kunjung cair. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berharap gedung yang ingin digantikan, Gedung Nusantara I DPR, ambruk saja. Apa maksudnya?Poker88

"Bagus sampai jatuh gedung itu, banyak korban. Mungkin itu nanti (baru dibangun gedung baru)," ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Kamis, (19/4/2018).

Menurut Fahri, sudah seharusnya pemerintah mencairkan anggaran pembangunan gedung baru. Gedung DPR bukan untuk anggota DPR, tapi kepentingan bangsa dan demokrasi.Poker88

"Nggak mau kita kalau belum ada korbannya. Mungkin kalau sudah jatuh korban. Begitu tadi gedung jatuh, kayak liftnya.... Kalau lift itu udah jatuh tiap hari loh, dari 560 anggota itu tidak ada satupun anggota yang nggak pernah kejebak dalam lift. Coba Anda tanya aja itu," sebut Fahri.Poker88

Fahri menuding ada alasan di balik sikap pemerintah tak mencairkan dana gedung baru. Menurutnya, itu terkait dengan citra DPR.Poker88

"Tapi ya sudahlah, DPR, nggak bagus citranya," kata Fahri.

Pembaca bisa menilai sendiri apakah seorang anggota DPR seperti Fahri pantas bersikap seperti itu? Jika memang keberadaan DPR benar-benar bisa bermanfaat untuk rakyat saya kira hal itu bisa dimaklumi. Jika rakyat yang mengritik DPR tidak terancap penjara lewat UUMD3 saya kira masih bisa dipahami.Poker88

Sikap seperti ini yang membuat rakyat masih kecewa dengan keberadaan DPR, terutama Fahri. Fahri lebih sibuk memperjuangkan agar anggaran gedung baru DPR bisa segera cair dibanding memikirkan kepentingan rakyat.Poker88

Pernyataan Fahri memang bukan doa, tapi umpatan yang menunjukkan betapa nafsu untuk menempati gedung baru benar-benar liat tak terkendali. Sangat tidak berkelas Mana mungkin Fahri mendoakan gedung DPR yang ia tempati saat ini runtuh. Sama saja Fahri mendoakan agar dirinya jadi korban runtuhnya gedung DPR.heheh

Selain itu, jika gedung lama DPR runtuh, negara juga yang rugi karena harus membangunkan gedung itu kembali meskipun mungkin rakyat cukup senang jika mendengar gedung DPR runtuh. hehePoker88

Tapi begini, apakah level wakil DPR pantas merajuk dengan cara seperti itu? Apakah kebutuhan terhadap gedung baru DPR begitu mendesak sehingga Fahri sampai mengumpat yang tidak-tidak hanya karena anggaran gedung baru tersebut belum juga cair? Apakah gedung lama DPR sudah hampir roboh dan cukup tua sehingga perlu diganti? Bagi saya ini memalukan.Poker88

Fahri seperti anak kecil yang minta sesuatu tapi tidak segera terwujud, kemudian merajuk dengan memberikan ancaman yang tidak-tidak. Saya kira Fahri Hamzah tidak begitu bodoh untuk memahami mengapa anggaran untuk gedung baru belum juga cair. HehePoker88

Jujur saya bingung dengan realita seperti ini. Apa tidak ada orang yang lebih pantas menjadi wakil DPR selain Fahri Hamzah? Apakah harus Fahri Hamzah yang tetap menjadi wakil DPR meskipun sudah tidak punya partai? Kalau Fahri Hamzah orang yang hebat dan penuh dengan prestasi, saya kira tidak masalah. Tapi adakah yang bisa menyebut prestasi apa yang ditorehkan Fahri selama di DPR?Poker88

Tapi bagaimanapun ini realita yang harus diterima oleh rakyat Indonesia. mungkin saat ini DPR memang belum bisa memberikan yang terbaik untuk rakyat. Mungkin saat ini rakyat masih memandang DPR sebelah mata. Tapi tidak ada salahnya juga kita rakyat Indonesia mendoakan DPR bisa lebih baik lagi untuk kedepannya. Amien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar