Habis Fitnah Ahok Si Anies Pergi Ke Turki, Bisa Ketemu Rizieq, Asyik!


 www.koranqq.com


AGEN POKER TERBAIK 

Anies memfitnah Ahok soal korban penggusuran dengan mengeksploitasi jumlah korban yangmeninggal sampai 24 orang. Omongan ini sudah dibantah sama Upi warga Kampung Akuarium sendiri bahwa meninggalnya mereka karena habis umur. Omongan Anies ini adalah fitnah keji yang berusaha mendiskreditkan Ahok. Lihat : cnnindonesia.Poker88

Mulutnya memnang penuh dengan nyinyir dan nyindir yang tak ada habisnya. Persis sama dengan Amien, juara dalam menyindir baik Jokowi maupun Ahok. Amien sukses mewariskan kepada Anies soal mentalitas nyindir dan nyinyir ini.Poker88

Habis ngomong soal perkara korban yang digusur Ahok, Anies langsung ngacir alias kabur ke Maroko dan Turki. Ada agenda apa nih si Gubernur Anies? Sudah kangen juga ketemu Rizieq nih dan sebaliknya Rzieq tak sabaran ketemu pemimpin yang didongkraknya di Pilkada DKI lalu.Poker88

Anies hanya menghabiskan anggaran dengan kunjungan seminggu ke luar negeri. Kerjaan belum nampak, prestasinya tenggelam di bawah kepemimpinan sebelumnya eh malah mau pelesiran dan menghabiskan waktu yang lama pula, seminggu.

Ngapain harus kunjungan ke Maroko dan Turki? Alasannya katanya untuk studi banding soal PKL dan smart city. Ini alasan yang paling konyol dan bodoh. Berarti Gubernur hanya fokus pada PKL doang. Keberpihakan pada PKL tapi warga lainnya dicuekin.Poker88

Lalu soal smart city, ngapain harus pergi jauh-jauh ke negara Maroko dan Turki. Bicara soal smart city tuh harusnya ke Singapura atau Korea Selatan. Ngapain pergi jauh-jauh kan bisa ke negara yang lebih dekat. Hemat waktu dan hemat anggaran.

Nah ketahuan agenda terselubung si Anies yang berhasrat ketemu Rizieq. Caranya tidak langsung ke Turki tapi ke Maroko dulu. Ini taktik licik dan akal bulus si Gubernur. Nanitnya kalau kejadian dipergoki ketemuan di Turki pasti ada alasan yang berdalih.Poker88

Cocoklah ketemu dengan si Rizieq di sana sembari membawa titipan Firza dan setoran buat Rizieq karena logistik FPI makin tergerus. Aksi demo sudah sering dilakukan maka membuat logistik menipis, padahal jadwal demo padat .Poker88

Tak ada Rizieq di Jakarta membuat power pasukan FPI makin merosot baik kekuatan fisik dan moralnya. Pendiri Presidium 212 Faizal Assegaf mulai mengkritik tajam barisan Rizieq beserta Gubernur Anies dan pentolannnya.Poker88

Bibir dan lidah Anies makin lama makin mirip dengan Rizieq, hanya Anies lebih licik dan santun. Karena dia berhasil menipu rakyat dengan program janji palsunya yang berderet-derat. Tak satupun program yang dieksekusinya berhasil akhirnya ngebajak program Ahok.Poker88

Gaya licik dan fitnah Anies itu bukan hal baru. Memfitnah orang yang menjadi saingannya membuktikan dirinya pemimpin yang kerdil, buta mata dan hati. Bukan hanya buta tapi busuk nggak karuan.Poker88

Barusan selfie di MRT yang bukan programnya dan dulu diejeknya tapi setelah itu main fitnah Gubernur sebelumnya itu adalah pemmpin yang dungu. Dirinya sendiri tak punya kemampuan alias hanya jago selfie doang, skill yang rata-rata juga dipunyai anak kecil.Poker88

Tapi dengan pede dan bangga dirinya tersenyum. Senyum orang yang tertawa atas penderitaan rang lain. Senyum kesombongan yang nggak ketulungan karena berhasil memamerkan dirinya buka karya atau prestasinya.Poker88

Pamer diri sementara menggoreng kesalahan orang lain bukan ngmong program adala bawaan asli karakternya. Karakter dan integritas yang busuk itu berasal dari kepalanya alias otaknya akhirnya keluar dari mulut dan terlihat dari aksi dan tindakannya.Poker88

Pemimpin yang sama sekali tak kompeten dalam menata kota akhirnya harus dicecar dan dikritik rakyat bersama anggota Dewan karena pemimpin seperti ini adalah parasit. Hanya numpang dan makan gaji buta. Tak ada prestasi signifikan yang berarti buat warga Jakarta.Poker88

Programnya hanya seputar tutup tempat hiburan. Setelah itu ngoceh dan ngomong nggak keruan. Mencoba menata kota malah semrawut dan hasilnya acak kadut. Anies sama sekali tak menunjukkan kompetensinya padahal sudah enam bulan.Poker88

Anies dan Rizieq cocok untuk menjadi duet di pilpres 2019. Makanya Anies bisa mendapatkan petuah dan saran untuk menambah suntikan semangat buat Anies nyapres. Supaya adil maka Rizieq harus dibujuk pulang ke Indonesia. Ada jabatan yang menanti yaitu menjadi cawapres Anies. Jadinya Anrieq, Anies Rizieq. Cucok kan?Poker88

Tidak ada komentar:

Posting Komentar