Amien Rais Ingin Anaknya, Hanafi Rais, Jadi Capres 2024?

 www.koranqq.com

AGEN POKER TERBAIK 
Mengapa Amien Rais begitu membenci Jokowi? Ada begitu banyak alasan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Karena ketika seseorang mencintai atau membenci orang lain pastilah ada alasan di balik rasa cinta dan benci itu. Ada seseorang mencintai dengan tulus, ada pula orang yang mencintai orang lain karena alasan tertentu.Poker88

Cinta yang murni dan tulus, menjadi sesuatu yang teramat langka saat ini. Ada banyak orang menebar cintanya hanya karena kepentingan tertentu. Ada pula orang yang mencintai untuk mendapatkan sebuah jabatan atau hanya sekedar ikut-ikutan dengan orang lain.Poker88

Pun rasa benci. Rasa itu muncul bukan tanpa alasan. Selalu ada yang melatarbelakangi mengapa seseorang bisa begitu membenci orang lain. Kebencian biasanya muncul karena seseorang itu mungkin pernah disakiti atau dilukai hatinya. Akibatnya, rasa dendam dan benci yang tak berujung, menguasai hati dan pikiran orang tersebut.Poker88

Ada juga orang membenci seseorang karena mungkin ia pernah dkhianati. Kebencian jenis seperti ini kerap muncul di kalangan kawula muda yang sedang dimabuk cinta. Ketika sang pacar yang ia cintai mengkhianati ketulusan cintanya misalnya, hal seperti ini biasanya akan berujung pada pertengkaran yang pada akhirnya akan menimbulkan rasa benci.Poker88

Bahkan rasa benci tersebut sering diekspresikan bermacam-macam. Mulai dari benci tingkat paling rendah, misalnya dengan membuang barang-barang pemberian pacar, hingga rasa benci tingkat tinggi yang terkadang bisa berakhir dengan harus kehilangan nyawa karena dibunuh oleh kekasihnya.Poker88

Lalu apa kebencian seorang Amien Rais kepada Presiden Jokowi sehingga saban hari ia rutin melemparkan kritik, fitnah, dan cemoohan kepada Jokowi? Yang pertama, Amien Rais sebelumnya sudah benar-benar memastikan bahwa Jokowi akan kalah pada Pilpres 2014 lalu. Namun, hasilnya tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Jokowi menang.Poker88

Alasan yang kedua, setelah Jokowi menang, Amien Rais berharap Jokowi akan benar-benar menjadi boneka partai pengusungnya. Kenyataannya, Jokowi benar-benar tidak bisa didikte oleh partai pendukungnya. Ia bekerja semata-mata untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan partai.Poker88

Alasan berikutnya, Amien Rais berharap Jokowi akan menjadi presiden plonga-plongo yang tidak akan mampu memimpin bangsa ini. Apa yang terjadi?

Jokowi begitu beringas. Beringas terhadap para pengacau bangsa ini, beringas terhadap mereka yang bermain-main dengan uang rakyat, beringas terhadap mereka yang anti-Indonesia.Poker88

Bahkan melihat ketegasan Jokowi tersebut, Amien Rais menyebut Jokowi sebagai seorang pemimpin sipil berwatak otoriter, pemimpin sipil berwatak militer. Sebab Jokowi yang kita lihat sekarang berbanding terbalik dengan Jokowi yang dibayangkan oleh Amien Rais sebelumnya.Poker88

Akhirnya, Amien Rais merasa kalut melihat keadaan tersebut. Jokowi yang pernah disebutnya sebagai pemimpin sekelas lurah itu, ternyata melampaui apa yang ia pikirkan. Jokowi bahkan tampil sebagai sosok pemimpin yang dikagumi oleh banyak pemimpin dunia.Poker88

Kekalutannya tersebut diekspresikannya dengan memfitnah Jokowi. Berbagai macam fitnah terhadap Jokowi ia sebar luaskan kepada publik. Ada yang tidak percaya terhadap fitnah dan cemoohan tersebut, namun, tidak sedikit pula yang percaya.

Menyebut Jokowi sebagai seorang penganut paham komunis misalnya. Sudah tidak terhitung lagi berapa kali ia mengeluarkan pernyataan itu.Poker88

Belum lagi menyebut Jokowi ngibul karena memberikan sertifikat tanah gratis kepada pemerintah, melakukan politik penyesatanlah, hingga menyebut partai pendukung Jokowi sebagai partai setan.Poker88

Amien Rais memang harus menyampaikan berbagai pernyataan kontroversial tersebut. Karena tidak mungkin ia memuji Jokowi. Ia harus menyebut Jokowi sebagai seorang pemimpin yang gagal, dan sebaliknya, memuja-muji Prabowo sebagai sosok yang paling tepat mengatasi segala kegagalan Jokowi tersebut.Poker88

Namun nyatanya, Prabowo, calon presiden yang ia dukung, hingga saat ini belum menentukan siapa calon yang akan ia gandeng untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang. Prabowo sepertinya sedang gundah gulana. Apakah akan memilih cawapresnya dari PKS ataukah harus dari PAN.Poker88

Kedua partai tersebut begitu getol berebut jadi cawapres Prabowo. Namun, terlepas siapa cawapres yang akan dipilih Prabowo, pernyataan Amien Rais baru-baru ini menyebut bahwa Prabowo harus memilih calon wakil presiden yang bisa menggaet hati generasi milenial, genarasi zaman now, menimbulkan tanda tanya besar bagi saya.Poker88

Apa maksud Amien Rais menyebut bahwa cawapres Prabowo itu haruslah sosok yang dapat menggaet suara kaum milenial. Menurut saya, pernyataan Amien Rais tersebut, sangat terkait dengan pernyataannya sebelumnya yang menyatakan bahwa PAN lebih pantas untuk menjadi cawapres Prabowo.Poker88

Jumlah kursi PAN di DPR yang lebih banyak ketimbang jumlah kursi PKS, menjadi alasan Amien Rais mengapa PAN lebih layak menjadi cawapres Prabowo. Atas pemikiran Amien Rais tersebut, ia lantas memberi syarat bahwa cawapres asal PAN yang nantinya akan dipilih Prabowo haruslah yang dapat mempengaruhi suara kawula muda.Poker88

Amien Rais menginginkan bahwa cawapres Prabowo harus berasal dari kalangan anak muda. Karena hanya anak muda yang akan lebih mampu menggaet suara kaumnya sendiri.Poker88

Itu artinya bahwa sebagian besar calon yang diusulkan PKS yang nota bene sudah berumur, jika mengacu pada pandangan Amien Rais, kurang tepat untuk meraih suara anak muda.Poker88

Lalu siapa cawapres yang dapat menggaet suara milenial yang dimaksud Amien Rais? Menurut saya, orang itu adalah Hanafi Rais, anak tertua Amien Rais yang saat ini menjadi anggota DPR-RI dari Fraksi PAN, dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN.Poker88

Kenapa harus Hanafi Rais? Amien Rais telah berhitung. Ia sedang memainkan kalkulator politiknya. Amien Rais sangat yakin, bahwa Prabowo akan memenangi Pilpres tahun depan.Poker88

Lewat kemengan Prabowo tersebut, Amien Rais berpikir bahwa tahun 2024, ketika Prabowo sudah selesai menunaikan tugasnya sebagai presiden, anaknya, Hanafi Rais, akan dimajukan sebagai penerus Prabowo.Poker88

Jalan Hanafi Rais akan mulus melenggang menjadi calon presiden 2024. Partai Gerindra, dan PAN tentunya akan berusaha semaksimal mungkin memenangkan Hanafi Rais.Poker88

Dengan demikian, Amien Rais akan berkuasa minimal selama sepuluh tahun ke depan. Dan jika beruntung, ia akan berkuasa hingga 15 tahun ke depan.

Jadi, bukan tanpa alasan jika Amien Rais mati-matian memojokkan Jokowi selama ini, dan berjuang semaksimal mungkin mendukung Prabowo. Sampai-sampai, ia memanfaatkan masjid untuk kepentingan dan nafsu politiknya. Asal Prabowo menjadi presiden, dan anaknya menjadi wakil presiden.Poker88

Begitulah politik Amien Rais. Selalu ada udang di balik batu. Ia sebenarnya tidak tulus mencintai Prabowo. Ada kepentingan yang ia titipkan pada Prabowo. Kepentingan anaknya, kepentingannya sendiri, dan mungkin juga kepentingan keluarganya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar