Pelapor Anis Tolak Cabut Laporan Kasus Penitupan Jalan di Tanah Abang



HarianQQ - Sekretaris Jendral Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian,enggan mencabut laporan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan terkait penutupan jalan jati baru raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Direktorat Reserse Kriminak Khusus Polda Metro Jaya menghentikan sementara penyelidikan kasus penutupan jalan tersebut.

Pihak kepolisian memberikan  waktu 60 hari kepada Pemprov DKI untuk mengikuti laporan AkhirHasil pemeriksaan Ombudsman DKI.

"Saya kira bagus dan setuju.Saya berikan waktu 60 hari,├╝jar jack boyd di Polda Metro Jaya,Kamis (29/3/2018).

Jack berharab,supaya proses hukum terus berlanjut,sebab dugaan pelanggara hukum dari pembuatan kebijakan itu dinilai cukub jelas.

"Rekomendasi dari Dirlantas pun diabaikan,├╝jarnya.

Jack pastikan,meski Pemprov DKI bukankan Jalan Jatibaru Raya,laporan tidak akan dicabut.Menurutnya,pembukaan jalan Jatibaru tak menghilangkan paelanggaran pidana yang dituduhkan.ia mencontohkakan suatu kasus pelanggaran uang.

"Saya gelapin uang mas Rp 50 juta lalu saya yang LP (lapor kepolisi),Mas sudah melawan hukum,saya laporkan .ketika saya laporkan,mas kembalikan uang saya Rp 50 juta.Pertanyaan saya sederhana,apakah itu menghilangkan tindak pidananya?,"ujar Jack.

sebelumnya,pelaksana tugas Kepala Onbudsman Pewakilan Jakarta Raya,Dominikus Dalu,maengungkapkan adanya empat tindakan maladministrasi dalam penataan pedagang kaki limadi kawasan itu.

Penyimpangan itu berupa pengabaiankewajiban hukum,penyimpangan prosedur,perbuatan melawan hukum dan inkompetensi.Terkait kebijakan itu,Anis dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Cyber Indonesia yang diketuai oleh Muannas Alaidid dan Sekretaris JendralJack Boyd Lapian Melaporkan Anis di sentra pelayanan kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya, Kamis (22/2/2018) malam.

Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 22 Februari 2018.Dalam laporan tersebut Anis dilaporkan melanggar pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan.


No comments:

Post a Comment