Pantang Menyerah,Pansus Angket Rekomendasikan Pembentukan Dewan Pengawas KPK

Ngotot - Pansus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merekomendasikan pembentukan dewan pengawas. Anggota Pansus angket KPK Masinton Pasaribu mengatakan, dewan pengawas dibentuk untuk menghindari penyimpangan kinerja KPK.

"Dewan Pengawas ini fungsinya bukan untuk intervensi penyidikan dan penuntutan yang dilakukan KPK. Tapi dewas ini berfungsi untuk memastikan tugas pelaksanaan KPK sesuai dengan koridor hukum (dan) UU," jelas Masinton kepada wartawan, Kamis, 1 Februari 2018.

Anggota dewan pengawas akan dipilih dari berbagai unsur masyarakat, seperti akademisi dan pengamat. KPK diberikan kebebasan untuk menentukan formasi dewan pengawas ini.

Masinton tak sepakat dengan pernyataan tak ada lembaga negara yang berada di atas KPK. Ia menilai, lembaga yang dibiayai anggaran negara wajib mendapatkan pengawasan.

"Ini tidak bisa mengingkari dia bukan institusi negara. Dia bekerja menjalankan UU. Iya, dia bukan LSM, bukan lembaga asing," pungkas Masinton.

Sementara itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan, pembentukan dewan pengawas baru sebatas rekomendasi. Artinya bisa dijalankan ataupun tidak. DPR menyerahkan keputusan ini kepada KPK.

"Kami mengeluarkan rekomendasi kepada KPK, bisa dilaksanakan bisa tidak. Biar publik menilai. Salah satu rekomendasi kita adalah sebaiknya KPK segera membentuk dewan pengawas yg melibatkan fraksi publik. Pengertian publik bagaimana ya monggo pimpinan KPK terjemahkan," tutup Bambang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar