Heboh Jasad Wanita Dicor


KabarQQ - Rumah Didik Ponco,pelaku pembunuhan Fitri Anggraeni (24) dan menyembunyikan jasadnya dengan cara di kubur di bak man di dan di cor saat ini di kelilingi garis polisi.

Rumah yang berada di desa Puguh,Boja,Kendal, itu sering didatangi oleh warga sekitar.

Warga yang mengintip lokasi penemuan jasad Fitri menunjukan ekspresi ngeri saat melongok kekamar mandi yang di jadikan didik mengubur dan mengecor jasad Fitri.

Tetangga pelaku,Supardi,tidak mengira Didik Ponco akan melakukan tindakan keji itu.

Ia mengaku sempat melihat Didik tengah sibuk mengaduk semen dan pasir beberapa waktu lalu.

Saat itu ia tak menaruh curiga mendengar jawaban Didik.

"saya tidak curiga.sat ditanya katanya buat nambal bak mandi yang bocor,"ujarnya sabtu (24/2/2018).

Ia maenambahkan para warga sama sekali tidak menaruh curiga dengan aktivitas Didik mengaduk semen itu.

Terlebih para warga tidak mencium sama sekali bau jasad.

Supardi pun menjelaskan bahwa setidaknya Didik telah 3 kali mengaduk semen dengan dalih sama.

"Istrinya tidak berada di rumah.Katanya di bawa kerumah orang tuanya di bandung,"tuturnya.

Sementara itu,Zaenuri,wrga lain menuturkan ia mengetahui dengan jelas proses evakuasi korban dari lokasi kejadian perkara.

Ia menjelaskan saat bak mandi itu di bongkar,korban ditemukan dengan kondisi kepala tertutup dengan plastik dengan posisi terlentang dan tangan terikat.

"saat ditemukan korban sudah di dasar bakdan badannya dipenuhi pasir dan semen,"tandasnya.

 Saat ini jasad Fitritelah dimakamkan oleh keluarganya dan Polres kendal kendal tengah mendalami motif pelaku atas tindakan keji itu.
Diberitakan sebelumnya,Didik (28) diringkus Polres kendal tempat kosnya.kemudian polisi lanjut penyelidikan dengan penggeledahan rumah Didik ndi puguh Boja kedal,Jumat (23/2/2018) siang.

Sebelumnya dia diduga telah melakukan pembegalan di Desa Tampingan Boja,Jumat pagi.

Polisi terus melakukan penyelidikan.Mendatangi rumah Didik di puguh untuk mencari barang bukti,jumat sore.

Dirumah itu polisi justru menemukan mayat perempuan telanjang dalam kondisi di cor di bak mandi.

mayat wanita cantik itu teridentifikasi sebagai Fitri Angraeni (24) warga desa Margosari,Limbangan Kabupaten Kendal.Fitri diduga semasa hidup sebagai pemandu karaoke di Boja.

Setelah di desak akhirnya Didik mengakui telah mencekik Fitri hingga tewas.

"Kami akan melakukan penelitian lebih mendalam dengan cara outopsi untuk mengetahui kematian dari mayat tersebut.Dari keterangan tersangka wanita itu iya bunuh dengan cara dicekik hingga kehabisan nafas,"jelasnya.

Bak mandi itu dibongkaruntuk kepentingan autopsi jenazah Fitri.Diduga Fitri telah meninggal 6 hari sebelum ditemukan.

Berdasarkan penelusuran Fitri mempunyai dua orang anak yang diasuh oleh ibunda Fitri bernama Sumiyati.

Didik mengakui telah mengecor jasad Fitria dalam kondisi begitu agar supaya tidak bau.

Mayat Fitri di cor hingga 3 lapis.Namun tetap ketahuan Polisi saat menggeledah rumah tersebut  di Puguh Boja Kendal.

Sementara,motif Didik menghabisi Fitri karna masalah hutang piutang.itu menurut pengakuan Didik yang telah di tetapkan sebagai tersangka.

"Keterangan tersangka bahwa saat itu dia jengkel terhadap korban.Karna saat ditagih untuk membayar utang,korban malah mengatakan kata-kata kasar,"kata Kasatreskrim Polres Kendal,AKP Aris Munandar,setelah mengintrograsi Didik.

Pasalnya ada dugaan hubungan istimewa antara Fitri dan Didik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar