Ogah Diberhentikan, Pengemudi Opel Blazer Seret Polisi Hingga 10 Meter


LALIN - Anggota Satlantas Polda Metro Jaya Bripda Dimas Prianggoro mengalami patah tangan setelah diseret mobil Opel Blazer hingga 10 meter di jalanan. Sebabnya, pengemudi mobil itu ogah diberhentikan polisi.

Kapolsek Matraman Kompol Suparidi mengatakan, peristiwa terjadi saat Bripda Dimas tengah bertugas di Jalur Busway Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur saat jam pulang kantor. Mendadak, ada mobil berwarna putih sejenis Opel Blazer memasuki jalur busway tersebut.

Lantas, kata dia, korban pun memberhentikannya dan meminta pengemudi mobil menunjukkan surat kendaraannya. Pengemudi mobil yang belum diketahui itu lantas mengeluarkan STNK mobilnya itu.

"STNK itu tak diberikan ke korban, dia jatuhkan ke dalam mobilnya. Pelaku lalu memegangi tangan korban dan menjalankan mobilnya sehingga korban terseret sejauh 10 meter," ujarnya pada wartawan, Sabtu (20/1/2018).

Setelah diseret 10 meter, tambahnya, tangan Bripda Dimas pun dilepas, sedang pelaku kabur meninggalkan lokasi ke arah Pulogadung, Jakarta Timur. Korban akhirnya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pada bagian tangannya itu.

"Tangan kiri korban patah. Pengemudi mobil itu masih kami cari, identitasnya belum diketahui, hanya ciri-cirinya berkepala plontos," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar