Gak Perlu Gabung ISIS Kalau Mau Dapat 42 Gadis Perawan? Duterte Siap Sediakan


Singgung ``Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte, kembali mengeluarkan pernyataan nyeleneh. Mantan Wali Kota Davao City itu meledek gaya propaganda kelompok radikal dengan menyatakan siap menyediakan 42 orang gadis perawan.

Perkataan itu diucapkannya dalam Forum Bisnis India-Filipina di New Delhi, Jumat 26 Januari. Duterte mengatakan bahwa tujuan dari kelompok-kelompok radikal itu menyimpang dari akal sehat. Ia pun meledek propaganda yang sering dipakai oleh kelompok radikal.

“Ideologi tersebut benar-benar gila, kosong, dan satu-satunya tujuan adalah membunuh serta menghancurkan. Ajakan mereka adalah jika Anda mati sebagai martir, maka Anda akan pergi ke Surga bersama 42 orang gadis perawan yang sudah menunggu Anda,” ujar Presiden Rodrigo Duterte, mengutip dari Russia Today, Sabtu (27/1/2018).

“Saya juga bisa membuat ajakan serupa jika Anda ingin datang ke Filipina. Saya akan sediakan para perawan itu di sini, di dunia, bukan di Surga. Tapi mungkin tidak akan diizinkan Tuhan,” imbuh pria berjuluk Digong itu di hadapan para pengusaha.

Presiden Rodrigo Roa Duterte sebetulnya tengah berbicara mengenai perbaikan situasi demi memuluskan jalan investor asing serta pengusaha di Filipina. Salah satu pokok pembahasan yang diangkat adalah mengenai upayanya memberantas korupsi serta ancaman terorisme di Mindanao, Filipina selatan, yang kerap bergejolak.

Di forum yang sama, Presiden Rodrigo Duterte juga mengeluarkan pernyataan yang unik. Mantan pengacara itu menyebut para aktivis pembela hak asasi manusia (HAM) sebagai sekumpulan orang berisik. Perkataan itu diungkapkan sebagai bentuk dukungan terhadap pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang kerap dikritik oleh aktivis HAM terkait isu Rohingya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar