BNN Gerebek Rumah di Tangerang Diduga Jadi Pabrik Ekstasi


DARURAT  ``Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah rumah yang diduga dijadikan pabrik ekstasi di Perumahan Alam Raya Blok B Nomor 67 Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Rabu (17/1/2018).

Pantauan di lokasi, sejumlah polisi dan anggota TNI berjaga di rumah tersebut. Bila dilihat dari luar, rumah tersebut seperti rumah tinggal pada umumnya. Di depan atau garasi rumah, nampak kandang untuk hewan peliharaan. Sementara sisi kiri terdapat tumpukan barang bekas.

Di dalam rumah tersebut, sejumlah anggota BNN memakai seragam dan masker tampak duduk dekat jendela.

Produksi 15 Ribu Butir Per Hari

Direktur Penindakan BNN Arman Depari membenarkan penggerebekan rumah di Perumahan Alam Raya Blok B No.67 Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Menurutnya, pengungkapan tersebut berdasarkan pengamatan dan serangkaian operasi dari beberapa waktu lalu. Kemudian menindaklanjuti informasi bahwa adanya pengiriman bahan baku pembuatan ekstasi ke daerah Tangerang.

"Setelah bahan baku tiba di tempat ini, kita pastikan di dalam rumah yang sekarang ini, ditemukan pabrik atau laboratorium pembuat narkoba jenis ekstasi dengan skala yang cukup besar," kata Arman, Rabu (17/1/2018).

Tampak bahan baku untuk memproduksi ribuan butir barang haram tersebut. Kemudian didapati juga dua mesin cetak otomatis dan semi otomatis yang digunakan untuk produksi.

Bila ditotal, pelaku memproduksi sekitar 7 ribu ekstasi per harinya. Bila dua alat tersebut beroperasi, pelaku bisa memproduksi sekitar 15 ribu butir ekstasi per harinya.

"Sementara banyaknya bahan-bahan akan diperiksa di laboratorium BNN, nanti akan dikonfirm lagi. Sementara ini diamankan 11 ribu butir ekstasi siap edar," ujar Arman.

Dia mengatakan, di dalam pabrik ini, pemesan bisa meminta bentuk dan warna pil ekstasi.

"Di dalam itu ada 5 alat cetak untuk membentuk logo. Misalnya diamond, strip, segitiga dan sebagainya, termasuk warnanya," paparnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar