Tak Punya Hati! Setelah Gereja, Teroris Ledakkan Bom di Masjid, 184 Orang Tewas Saat Shalat Jum'at


 www.koranqq.com


DOMINO99~Korban tewas akibat ledakan bom dan serangan bersenjata di sebuah masjid di Sinai, Mesir, terus bertambah. 

Otoritas setempat melaporkan korban tewas bertambah jadi 184 orang.
Dilansir dari MENA dan dilansir Reuters, Jumat (24/11/2017), sejauh ini dilaporkan 184 orang tewas dan 125 orang lainnya mengalami luka-luka. 
Insiden ini terjadi di masjid Al Rawdah di Bir al-Abed, yang ada di kota El-Arish, kota terbesar di Provinsi Sinai Utara. DOMINO99

Sebelumnya dilaporkan korban tewas akibat serangan ini berjumlah 155 orang dan 120 orang luka-luka. Peristiwa ini terjadi pada saat para jemaah menunaikan ibadah salat Jumat.DOMINO99

Para pelaku meledakkan bom dan melepaskan tembakan ke arah jemaah yang baru menunaikan ibadah salat Jumat. Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi langsung menggelar rapat keamanan darurat usai serangan ini terjadi. 

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun diketahui bahwa selama tiga tahun terakhir, militer Mesir terus bertempur melawan militan lokal di Sinai yang melakukan rentetan serangan hingga menewaskan ratusan polisi dan tentara. DOMINO99

Berbagai foto dari lokasi kejadian menunjukkan para korban yang mengalami pendarahan dan jenazah korban tewas yang ditutupi selimut.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi langsung menggelar rapat keamanan darurat usai serangan ini terjadi. DOMINO99
Sebelumnya Dua gereja Kristen Koptik Mesir diserang bom, Minggu (9/4). Ledakan terjadi di Delta Nil kota Tanta dan kota pantai  Alexandria. Akibat ledakan bom itu, sebanyak 37 orang tewas saat gereja menggelar perayaan Minggu Palma.

Kementerian Dalam Negeri Mesir melaporkan korban tewas ledakan bom di Gereja Tantra mencapai 26 orang. Sementara korban tewas di Katedral Santo Markus di Alexandria mencapai 11 orang.DOMINO99
Departemen Dalam Negeri menyatakan seorang pelaku bom bunuh diri telah merencanakan untuk meledakkan dirinya dengan menggunakan sabuk bermuatan peledak di antara jemaat. Tetapi petugas  keamanan yang bertugas telah menghentikannya.

No comments:

Post a Comment