Menyambut Ide Brilian Sandiaga, Karyawan Alexis jadi Sopir saja ....


 www.koranqq.com


DOMINO99 ~`Menurut Kurawa dalam kultwitnya, Hotel Alexis dulunya adalah Hotel Ancol, tempat orang-orang berpesta dengan merdeka. Hotel Ancol menjadi hotel pelopor, hotel favorit pesta dunia. Awalnya mereka sukses, belum ada hotel yang mampu menyainginya. Namun belakangan, saking bebasnya berpesta, banyak tamunya mati di dalam kamar karena overdosis narkoba ataupun bunuh diri. Sehingga muncul isu bahwa Hotel Ancol banyak hantunya.

Hotel Ancol (Alexis) yang awalnya sukses besar pun meredup. Banyak tamu takut untuk datang. Bahkan pemabuk pun ragu untuk berpesta, karena mereka juga takut hantu. Hingga akhirnya Hotel Ancol dijual kepada Alex Tirta dan berganti nama menjadi Alexis.DOMINO99

Hotel Alexis kemudian direnovasi dan rebranding. Hotel yang angker karena isu setan pun dilawan dengan pelayan berwajah bidadari. Tak tanggung-tanggung, bidadarinya diimpor dari Uzbekistan. Hotel Alexis pun sukses mendeklarasikan dirinya sebagai pioneer one stop entertainmen. Mungkin ini juga alasan mengapa logo Alexis adalah perempuan yang sedang berbaring menantang.

Jika ceritanya seperti ini, Hotel Alexis yang tidak diperpanjang ijin usahanya bisa berujung pada kebangkrutan yang terstruktur, sistematis dan massif. Dari isu hantu ke isu prostitusi. Sehingga nantinya, dalam kondisi terdesak, Alexis harus dijual dengan harga murah. Renovasi lagi, rebranding lagi. Entah apa yang akan dilakukan manajemen barunya. Tapi menurut saya, untuk melawan sentimen negatif prostitusi, Alexis bisa berubah menjadi Hotel Syariah. Tempat terbaik menginapnya para lelaki dengan empat istri.DOMINO99

Inilah dunia usaha. Meskipun Alexis hanya salah satu hotel yang memiliki fasilitas spa dan kadang para terapisnya menawarkan plus plus, namun hotel ini sudah terlanjur identik dengan prostitusi. Jadi kalaupun hotel lain punya terapis dan fasilitas yang sama, mereka tidak perlu ditutup atau dihentikan ijin usahanya. Sebab yang diisukan negatif hanya Alexis, yang lain boleh jalan terus.DOMINO99

Bagaimanapun di setiap catatan kegagalan, selalu ada orang yang menyambutnya dengan bahagia. Bisa kompetitor, bisa juga investor yang berniat membeli Alexis. Dan orang-orang yang sedang berbahagia itu sudah sepantasnya berterima kasih kepada Anies dan Sandiaga.DOMINO99

Ide Brilian Wagubernur

Terlepas bagaimana nasib Alexis ke depan, itu soal nanti. Yang jelas, kalau benar-benar tidak beroperasi lagi dan harus dijual, atau berganti nama, maka suka tidak suka Anies dan Sandi bisa kita sebut telah berhasil menutup Alexis, memenuhi janji kampanyenya.DOMINO99

Namun di balik bahasan hangat tentang Alexis, Wagubernur Sandiaga mencetuskan ide yang sangat brilian. Dia mengusulkan mobil DPRD disewakan dan karyawan Alexis yang jadi sopirnya. Bagi saya, ide ini adalah bagian dari naluri seorang Sandiaga, pemilik 51 persen saham salah satu perusahaan taksi.DOMINO99

Jika tak ada aturan hukum yang menghalanginya, ide Sandiaga ini bisa menjadi primadona taksi online atau mobil rental next generation. Pioner taksi atau mobil sewa yang membahagiakan penumpangnya. Haha

Coba bayangkan, mbak-mbak asal Uzbekistan, Kazakhstan, Tahiland dan China yang semuanya mulus, lembut, hangat, putih dan ehem-ehem itu jadi supir mobil-mobil mewah di Jakarta. Rasanya, berjam-jam macetpun tak akan jadi soal, bahkan mungkin macet akan diidam-idamkan oleh para penumpangnya.DOMINO99

Terlebih kalau mobil rental VIP, katakanlah Go-Alexis, bisa serupa dengan Gojek, yang menyediakan fasilitas Go-massage, Go-clean atau Go-food. Saya sangat yakin Go-Alexis akan menjadi moda transportasi primadona baru bagi kalangan menengah atas.DOMINO99

Soal fasilitas Go-massage, sudah jelas Alexis punya banyak terapis handal yang sangat menawan. Sementara Go-Clean versi Alexis bisa menjadi alternatif kita saat bosan dengan suasana rumah yang pembantunya terlalu mainstream. Go-food versi Alexis bisa sekaligus ditambah fitur teman makan. Jadi mbak-mbak Uzbek itu bisa antar makanan sambil nemanin makan. Brilian!

Dengan ide liar Wagubernur Sandiaga yang ingin mempekerjakan karyawan Alexis sebagai supir mobil bekas DPRD, tidak ada salahnya kalau saya tambahkan dengan ide yang lebih liar lagi. Dan jika itu terjadi, rasa-rasanya tagline Anies Sandia saat kampanye lalu akan benar-benar menjadi kenyataan. Maju kotanya, bahagia warganya.DOMINO99

Sehingga warga Jakarta tak perlu lagi takut terkena macet. Sebab macet juga bisa kita nikmati. Jelang lebaran juga tak perlu khawatir pembantu ijin cuti, sebab ada Go-Alexis yang bisa membersihkan apa yang perlu dibersihkan, bahkan lebih dari yang mampu dilakukan oleh pembantu tetap. Hahahaha

Saya pikir sudah saatnya Jakarta memiliki moda transportasi VIP dengan fasilitas dan pelayanan lebih dari sekedar antar mengantar. Semoga ide Sandiaga berhasil diterapkan dan catatan saya ini bisa dibaca oleh investor yang berpotensi mengembangkan moda transportasi di Jakarta. Maju kotanya, bahagia warganya. Begitulah kura-kura.

No comments:

Post a Comment