Dasar bejat Baru Menikah, Suami Ajak Tiga Teman Perkosa Sang istri

 www.koranqq.com


S (21) yang baru menikah tiga minggu dengan lelaki berinisal M (23) namun hanya karena menolak berhubungan badan di rumah famili, sang suami marah dan memilih mengajak tiga lelaki lainnya (dua masih berstatus saudara dekat-red) untuk menyetubuhi sang istri dengan paksa.

Kepada wartawan, Kapolres Gayo Lues, AKBP. Bhakti E Firmasyah, melalui Wakapolres, Kompol. Suprapto, S.Sos, Rabu (25/5/2016) menjelaskan, pasangan muda tersebut kebetulan menghadiri hajatan di sebuah rumah keluarga mereka di salah satu kampung di Kecamatan Pining, Gayo Lues. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

Awalnya M meminta agar sang istri melayani dirinya. Namun, dengan alasan tidak sopan melakukan hubungan suami istri di rumah orang, S menolak ajakan itu. Siapa sangka, sang suami marah dan memilih keluar rumah untuk mencari beberapa koleganya yang sedang menonton Didong.

Adapun orang yang ikut diajak dalam aksi bejat itu adalah AM (40) warga Ketukah, Kecamatan Blangjerango, yang sebelumnya merupakan mak comblang antara S dan M. Kemudian U (34) warga Uring, Kecamatan Pining yang merupakan kakak ipar M. Selanjutnya RS (16) yang merupakan adik kandung M.

Kapolres menambahkan, tiga lelaki yang diajak kembali kerumah dan ikut masuk dan memperkosa istri M, secara bergantian.

“Awalnya karena sang istri menolak bercinta di rumah saudaranya yang sedang menggelar hajatan. M mungkin marah dan meminta bantuan tiga orang lain untuk bisa melakukan perbuatan bejat itu, dan perkosaan atas seizin sang suami,” ungkap kapolres.

Korban sudah mencoba melawan, tapi tidak berdaya melawan empat lelaki.

Usai diperlakukan secara tiada beradab, S kemudian melaporkan ke polisi. Aparat penegak hukum bergerak cepat. Alhasil dalam waktu singkat, keempat penjahat kelamin itu berhasil diringkus.

Ikut diamankan beberapa barang bukti seperti satu buah gamis. Satu buah celana leging. Satu buah bra. Satu buah celana dalam dan dua buah jilbab.

Kapolres menambahkan, tersangka M, melanggar pasal 46 UU. Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun denda sebanyak 46 juta sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LP/V/2016/ Aceh / Res Gayo Lues 19 mei 2016, sedangkan tersangka, RS masih dibawah umur melanggar pasal 46 UURI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga jo. pasal 55 ancaman pidana 12 tahun penjara. Sementara itu tersangka, AM, melanggar pasal 48 jo pasal 6 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2004 tentang hukum jinayat ancaman cambuk paling sedikit 125 kali ancaman penjara 14 tahun 9 bulan,”jelasnya.

No comments:

Post a Comment