Searching...
Saturday, August 5, 2017

Kebanyakan Tidur Gak Baik Loh Buat Kesehatan

6:49:00 PM
  


Majalah QQ - Percayalah, segala sesuatu yang berlebihan pada akhirnya tidak baik juga, termasuk soal tidur. Kebanyakan tidur bisa menyebabkan depresi dan cepat mati.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa dampak yang diakibatkan terlalu banyak tidur.

1. Depresi

Sebuah studi tahun 2014 menyebutkan, terlalu banyak tidur atau durasi tidur yang panjang dapat meningkatkan risiko seseorang menjadi depresi. Lebih detail, hasil penelitian itu menjelaskan, mereka yang tidur dalam kurun waktu 7-9 jam pada malam hari berisiko 27 persen mengalami depresi. Sementara mereka yang tidur 9 jam atau lebih, berisiko 49 persen mengalami depresi.


Tidur terlalu banyak juga bisa merusak otak, seperti hasil penelitian yang dilakukan tahun 2012 silam. Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa wanita yang tidur lebih dari 9 jam setiap malam atau kurang kurang dari lima jam, otaknya akan mengalami penuaan dua tahun lebih cepat. Sedangkan terhadap wanita lansia, terlalu banyak tidur dapat memperburuk fungsi otak selama 6 tahun.


Mungkin ini bisa menjadi perhatian bagi perempuan yang mengharapkan kehamilan. Bagi perempuan, terlalu banyak tidur bisa meningkatkan resiko sulit hamil. Tahun 2013, sebuah tim peneliti Korea menganalisa kebiasaan tidur sekitar 650 wanita mengikuti program bayi tabung.
Hasilnya: tingkat kehamilan tertinggi terjadi pada perempaun yang tidur malam selama 7-8 jam, sedangkan tingkat kehamilan terendah terjadi pada wanita yang tidur 9-11 jam pada malam hari.


Para peneliti dari Quebec, Kanada, menemukan bahwa orang yang terlalu banyak tidur dua kali lipat lebih beresiko terkena diabetes tipe 2 dibanding mereka yang tidurnya cukup pada malam hari.


Orang-orang yang terlalu banyak tidur juga beresiko menjadi obesitas. Penelitian selama 6 tahun yang dilakukan Quebec mengungkapkan, orang yang terlalu banyak tidur lebih gemuk dibandingkan orang yang tidurnya cukup dalam semalam.


Sebuah penelitian yang dipersentasikan dalam pertemuan American College of Cardiology tahun 2012, menjelaskan, tidur lebih dari 8 jam setiap malam juga meningkatkan risiko masalah pada jantung. Hal ini dibuktikan ketika peneliti menganalisis sekitar 3.000 orang.
Hasilnya, mereka yang durasi tidurnya lebih panjang, dua kali lebih berisiko mengalami angina atau dikenal dengan penyakit angin duduk dan 1,1 kali lebih berisiko menderita penyakit jantung koroner.


Sejumlah penelitian juga mengaitkan kualitas tidur yang buruk dengan usia hidup seseorang. Berdasarkan 16 penelitian yang dilakukan pada 2010, orang-orang yang tidur lebih dari 8 jam pada malam hari 1,3 kali lebih berisiko memiliki usia hidup lebih pendek atau kematian lebih awal. Penelitian itu melibatkan 1.382.999 partisipan.




0 komentar:

Post a Comment