Searching...
Wednesday, February 8, 2017

Dimulai, Langkah Hukum Bela Kebijakan "Anti-imigran" Trump

12:45:00 PM
Tim pengacara dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat menggelar sidang dengar pendapat, di pengadilan federal di California, sebelum persidangan banding.

http://www.koranqq.com/app/Default0.aspx?lang=id

Sidang yang berlangsung Rabu WIB (8/2/2017) ini terkait dengan ditundanya pelaksanaan perintah eksekutif Presiden Donald Trump terkait isu keimigrasian, berdasar perintah pengadilan empat hari lalu.
Tiga hakim dari pengadilan banding di San Francisco mulai mendengar argumentasi selama satu jam sejak pukul 06.00 WIB.

Argumentasi itu akan menjadi dasar, apakah kebijakan Trump yang melarang warga dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim akan kembali berlaku atau dicabut.
Demikian pula dengan kebijakan pembekuan laju masuk imigran dan pengungsi ke wilayah AS selama 120 hari ke depan.
Namun, sidang saat ini tidak menyentuh aspek konstitusi dari keputusan Trump, yang menjadi bahan gugatan di pengadilan di dua negara bagian AS, dengan dukungan dari berbagai kelompok advokasi.

Seperti diberitakan AFP, juru bicara pengadilan mengatakan, keputusan dari sidang ini baru akan muncul pada akhir pekan ini.
Sebelumnya diberitakan, pada 27 Januari lalu, Trump menandatangani peprintah eksekutif yang menetapkan warga dari Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman tak bisa masuk ke AS untuk masa 90 hari ke depan.

Demikian pula dengan laju pengungsi akan berhenti hingga 120 hari ke depan, kecuali pengungsi Suriah yang ditetapkan tanpa batas waktu.
Pihak Gedung Putih menegaskan, langkah yang mengundang serangkaian protes dan aksi di AS itu diambil demi keselamatan dan keamanan nasional.
Kebijakan Trump itu disebut sebagai bagian dari pemeriksaan ketat untuk mengenali setiap orang yang akan masuk ke wilayah AS. 


0 komentar:

Post a Comment