Anda Anggota BPJS Ketenagakerjaan Belum Punya Rumah, Baca Ini Siapa Tahu Bakal Punya Rumah.


MAJALAHQQ.COM -Kabar gembira bagi peserta jaminan hari tua (JHT). Kini, peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan rumah dan mendapatkan bunga murah.

Pasca penerbitan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 35 Tahun 2016, BPJS Ketenagakerjaan mulai memperkenalkan program manfaat layanan tambahan (MLT) berupa fasilitas pembiayaan rumah serta uang muka kredit pemilikan rakyat (KPR).

Program ini diberikan untuk seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan non-MBR.
MLT yang diberikan ke peserta mencakup empat jenis, yakni KPR, pinjaman uang muka perumahan (PUMP), pinjaman renovasi perumahan (PRP) dan kredit konstruksi bagi developer.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Sutanto mengatakan, fasilitas ini diberikan kepada anggota yang terdaftar aktif minimal satu tahun. Pihaknya memberikan pembiayaan KPR sampai 99 persen dari harga rumah, bagi peserta MBR.



"Sementara, untuk kategori non-MBR, pemberian KPR maksimal 95 persen dengan harga rumah maksimal Rp 500 juta," jelasnya, Senin (27/2).
Untuk bunga pembiayaan rumah dan KPR, Agus mengatakan, hal tersebut merujuk pada Bank Indonesia reserve repo rate. Bunga untuk semua jenis pinjaman perumahan berlaku sepanjang waktu pinjaman.

"Ini berbeda dari bunga KPR lain yang memberikan bunga murah di awal pinjaman, kemudian naik di tahun berikutnya," kata Agus. Untuk fasilitas pinjaman ini, BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN).

Timboel Siregar, Kordinator Advokasi BPJS Ketenagakerjaan mengingatkan, sekalipun disubsidi, namun saat suku bunga acuan BI naik, peserta harus menambal selisih dari bunga yang disubsidi. Agar lebih terasa ringan, kata Timboel, perusahaan sebagai pemberi kerja dapat memberikan talangan dalam bentuk uang muka.



No comments:

Post a Comment