Searching...
Saturday, November 12, 2016

Top 3: Ultimatum Keluarga Nasrudin untuk Antasari Azhar

12:20:00 AM

Berita Akurat - Jakarta Setelah bisa kembali menghirup udara bebas, tepat pada Hari Pahlawan, Kamis, 10 November kemarin, mantan Ketua KPK Antasari Azhar akhirnya bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Februari 2010, dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen pada 2009.

Meski banyak beragam pertanyan apakah Ketua KPK itu akan kembali membongkar kasus yang menyebabkan ia mendekam di penjara, Antasari mengatakan bahwa dirinya sudah mengikhlaskan semua yang terjadi.

Jawaban Antasari ini sontak membuat Adik kandung Nasrudin, Andi Syamsuddin Iskandar kecewa. Ia menagih jani Antasari yang katanya akan membongkar siapa dalang dari pembunuhan Nasrudin.

Kabar lainnya yang tak kalah diburu pembaca mengenai alasan Junimart Girsang terkait kehadirannya mendampingi Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diperiksa atas dugaan penistaan agama.

Dan perihal ultimatun dari keluarga Nasrudin untuk Antasari Azhar setelah bebas bersyarat.


Berikut berita terpopuler yang terangkum dalam Top 3 News:


1. Antasari Bebas, Keluarga Nasrudin Beri Waktu 3 Bulan Lunasi Janji


Keluarga Direktur PT Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen menagih janji Antasari Azhar setelah dinyatakan bebas bersyarat. Mantan Ketua KPK itu berjanji akan mengungkap siapa dalang sesungguhnya di balik kematian Nasrudin.

Adik kandung Nasrudin, Andi Syamsuddin Iskandar, mengatakan pihaknya memberi waktu tiga bulan terhitung sejak Antasari bebas, untuk melunasi janjinya. Jika tak dipenuhi, Andi akan membongkar sendiri.

"Anda ingat janji Anda, kalau dalam waktu tiga bulan tidak dapat menepati, saya akan ungkap apa yang Anda katakan pada saya," ujar Andi di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2016).

Andi menjelaskan, Antasari beberapa kali berjanji akan membongkar siapa dalang sesungguhnya di balik kematian Nasrudin. Andi bahkan telah merekam seluruh pembicaraan dirinya dengan Antasari selama masih mendekam di penjara.

"Siapa yang Anda katakan, mengapa kasus ini terjadi, ada rekamannya. Kalau Pak Antasari masih buat alibi, itu bukan suara saya, enggak ada masalah. Kita buktikan nanti," papar dia.

Karena itu, pihak keluarga tetap berharap Antasari memenuhi janjinya. Sebab bagi keluarga, memperoleh keadilan atas kematian Nasrudin lebih berharga daripada bebasnya Antasari dari masa hukuman.

"Jauh lebih penting menegakkan keadilan dan kebenaran almarhum Nasrudin daripada Anda bebas, tapi menanggung tugas yang sangat berat," kata Andi.

"Sekali lagi Pak Antasari mohon buka nurani Anda. Anda pernah berjanji di hadapan keluarga saya, Anda tidak akan ikhlas keluar penjara sebelum mengungkap siapa dalang di balik pembunuhan," pungkas dia.

Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan pada Februari 2010 dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen pada 2009.


Antasari akhirnya bebas bersyarat dari LP Klas 1 Tangerang hari ini sekitar pukul 10.10 WIB. Mantan Ketua KPK itu bebas bersyarat setelah mendapatkan remisi 53 bulan 20 hari.


2. Alasan Junimart Girsang Dampingi Pemeriksaan Ahok di Mabes Polri


Jakarta Junimart Girsang angkat bicara soal pelaporan dirinya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Dia dilaporkan terkait kehadirannya mendampingi Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diperiksa atas dugaan penistaan agama di Mabes Polri pada Senin 7 November 2016.

Ia menjelaskan kedatangannya ke Mabes Polri kala itu merupakan perintah dari partainya, PDIP, yang menjadi pengusung mantan Bupati Belitung Timur itu. Dia pun meminta semua pihak untuk tidak melakukan pelaporan tanpa memiliki dasar hukum yang jelas.

"Kita jangan terlalu membabi buta melaporkan seseorang tanpa dasar hukum yang jelas. Kedatangan kami ke Mabes perintah partai dan permintaan dari Ahok sendiri. Kita ditelepon pada Minggu pukul 17.00 WIB," ungkap Junimart di Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Ia menjelaskan, PDIP memerintahkan dirinya selaku Kepala Badan Bantuan Hukum di DPP PDIP untuk berkoordinasi dengan para advokat. "Pak Ahok sendiri meminta agar didampingi pada Senin jam 8 pagi," ucap dia.

Anggota Komisi III DPR ini menyebut dirinya dan Ahok langsung bertemu di Mabes Polri. Mereka tiba pukul 07.30 WIB dan memasuki ruang Kadiv Propam bersama. Kehadirannya saat itu, tegas dia, bukan sebagai anggota Komisi III DPR tapi selaku Kepala Bantuan Hukum DPP PDIP dan Trimedya Panjaitan sebagai Ketua DPP PDIP.

"Hanya mengantarkan para advokat yang mendampingi Ahok yang dimintai klarifikasi dalam proses penyelidikan. Saat Ahok datang, langsung masuk ke ruang penyelidikan. Kami dipersilakan masuk ke ruang penyelidikan juga," ujar dia.

"Lalu kami masuk ke sana, kami perkenalkan Pak Ahok bahwa ini para lawyer dari badan bantuan hukum. Kuasa-kuasanya silakan Pak Ahok baca, nama-namanya ini. Setuju, beliau tanda tangan. Dan kuasa hukum itu tak ada nama saya, tak ada nama Trimedya," sambung Junimart.

Dia mengaku kalau itu semua murni pengacara. Dan alasan mereka tetap duduk di dalam atas izin penyelidik.

"Karena saat duduk, penyelidik mau memutar video rekaman pidato Ahok di Pulau Seribu. Kami bilang pada penyelidik, boleh melihat dan mendengar isi video tersebut, kami pun duduk mendengarkan," papar dia.

"Setelah itu silakan dilakukan pemeriksaan. Kita pindah dong ke ruangan Kadiv Propam, siang kita pulang. Pak Ahok lagi diperiksa. Jadi tak pernah melakukan pendampingan atau pun hak kepengacaraan. Kami hanya sebagai petugas partai dan permintaan Pak Ahok mengantarkan para lawyer dampingi dia," imbuh dia.

Junimart menuturkan kalau dirinya bersama yang lain mengetahui aturannya bagaimana karena mereka juga merupakan pengacara. "Saya senang dilaporkan atas dasar hukum yang jelas. Jadi bukan karena ada sesuatu yang tak bagus," Junimart menegaskan.

Koalisi Penegak Citra DPR RI melaporkan empat anggota dewan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada Rabu 9 November 2016. Mereka diduga melanggar kode etik dewan lantaran mendampingi Gubernur nonaktif DKI Jakarta Ahok saat diperiksa atas dugaan penistaan agama di Mabes Polri.

Keempatnya adalah Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Junimart Girsang, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul, dan anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris.

3. Harapan dan Ultimatum Keluarga Nasrudin untuk Antasari Azhar


Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Februari 2010, dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen pada 2009. Pada Hari Pahlawan 10 November 2016 kemarin, ia bebas bersyarat.

"Jadi jika dijumlah 12 tahun. Dua pertiga dari delapan tahun," tutur Antasari yang mengenakan kemeja merah, jaket hitam, dan peci hitam.

Banyak pertanyaan apakah mantan Ketua KPK itu akan kembali membongkar kasus-kasus yang menyebabkan ia mendekam ke penjara.

"Setelah saya merenung, setelah di dalam sini banyak membaca, saya sudah ikhlaskan lahir batin apa yang telah terjadi. Tidak ada ingin saya melakukan pembongkaran kasus," ujar Antasari di Lapas Klas I Tangerang.

Adik kandung Nasrudin, Andi Syamsuddin Iskandar, mengatakan pihaknya merasa kecewa dengan pernyataan Antasari sesaat setelah keluar dari penjara.

"Terus terang, pernyataan beliau yang mengatakan 'saya ikhlas, saya memaafkan, saya melupakan masa lalu' adalah pernyataan yang mencabik-cabik keluarga almarhum," ujar Andi dalam konferensi pers di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis 10 November 2016.


"Mudah-mudahan pernyataan ini hanya euforia ketika dia bebas. Tapi saya yakin nurani dia tidak demikian," pungkas Andi.

POKER ONLINE TERPERCAYA!!!!!
koranqq merupakan Situs Poker Online Uang Asli Terbaik Dan Terpercaya di INDONESIA !!!
HADIR DENGAN JACKPOT RATUSAN JUTA RUPIAH SETIAP HARINYA DAN BONUS BONUS LAIN !!!
Segera Daftarkan Diri Anda Dan Bermain Bersama Kami dan Rasakan Sensasi Bermain Murni PLAYER VS PLAYER !!!
Kami menawarkan permainan poker online yg terbaik se-ASIA
Bingung Mencari Poker Mana Yang Terbaik & Terpercaya? langsung saja daftar bos!!!
=> Bonus cashback 0,3 % - 0.5 %
=> Bonus REFFERALL 10 % + ADD 10 %
=> Minimal Depo 25000
=> Minimal WD 50.000
=> 100% Member Asli
=> Pelayanan DP & WD 24 jam
=> Livechat Kami 24 Jam Online
=> Bisa Dimainkan Di Hp Android
silahkan...
Lihat Selengkapnya www.koranqq.com

0 komentar:

Post a Comment