Munarman GNPF MUI Ingin Polisi Segera Menahan Ahok


Berita Akurat - Jakarta Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) meminta polisi menahan Basuki Tjahaja Purnama. Alasannya, karena pria yang karib disapa Ahok itu sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

"Karena Ahok sudah jadi tersangka, maka kami minta agar dia segera ditahan karena berbagai alasan. Salah satunya berpotensi melarikan diri, meski sudah dicekal Mabes (Polri)," ujar Koordinator Lapangan GNPF MUI Munarman di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (18/11/2016).

Tak hanya itu, Munarman juga mencurigai jika Ahok tidak ditahan, maka berpotensi menghilangkan barang bukti dari kasus yang disangkakannya.

"Berpotensi menghilangkan barang bukti, termasuk perangkat resmi Pemprov DKI yang ada di bawah wewenang DKI. Sehingga dia masih punya wewenang menghapus video itu," lanjut Munarman.

Kemudian, Munarman juga menilai Ahok berpotensi mengulangi perbuatannya. Misalnya, Ahok pernah menuduh aksi Bela Islam yang diselenggarakan 2 November lalu dilandasi sarat kepentingan ekonomi.

"Seperti di ABC News yang dikatakan dibayar per orang Rp 500 ribu, ini tuduhan tak mendasar. Dia berpotensi mengulangi perbuatan sesuai perbuatannya selama ini," pungkas Munarman.


POKER ONLINE TERPERCAYA!!!!!
koranqq merupakan Situs Poker Online Uang Asli Terbaik Dan Terpercaya di INDONESIA !!!
HADIR DENGAN JACKPOT RATUSAN JUTA RUPIAH SETIAP HARINYA DAN BONUS BONUS LAIN !!!
Segera Daftarkan Diri Anda Dan Bermain Bersama Kami dan Rasakan Sensasi Bermain Murni PLAYER VS PLAYER !!!
Kami menawarkan permainan poker online yg terbaik se-ASIA
Bingung Mencari Poker Mana Yang Terbaik & Terpercaya? langsung saja daftar bos!!!
=> Bonus cashback 0,3 % - 0.5 %
=> Bonus REFFERALL 10 % + ADD 10 %
=> Minimal Depo 25000
=> Minimal WD 50.000
=> 100% Member Asli
=> Pelayanan DP & WD 24 jam
=> Livechat Kami 24 Jam Online
=> Bisa Dimainkan Di Hp Android
=> livechat :www.koranqq.com
=> hp : +8558969616
=> pin bb : 3301b256
silahkan...
Lihat Selengkapnya www.koranqq.com

No comments:

Post a Comment