Pesugihan Dengan Ritual Seks Bebas dan Ritual Seks Di Makam Roro Mendut



KoranQQ - Istilah ngalap berkah atau pesugihan tidak lepas dari permasalahan ekonomi masyarakat yang umumnya sedang mengalami kesulitan hidup secara material, dan minimnya pengetahuan tentang bekal ilmu agama yang masih lemah. Karena tuntutan ekonomi dan kesulitan hidup, tak jarang banyak orang yang menempuh jalan pintas untuk mendapatkan kekayaan, dan hal itu dilakukan melalui cara-cara yang tidak lazim misalnya bersekutu dengan jin, setan, serta makhluk halus lainnya.

Sahabat anehdidunia.com tak hanya dilakukan secara aneh diatas, berikut ini adalah pesugihan yang melakukan ritualnya dengan melakukan seks. Pesugihan melalui ritual berbau seks ini kami dapatkan dari berbagai sumber entah nyata atau tidak kebenarannya, untuk lebih lanjut silahkan anda search di search engine yang anda ketahui serta mohon kebijakan anda dalam postingan ini karena percaya atau tidaknya kami kembalikan lagi ke anda.


Roro Mendut adalah gadis cantik yang lahir di Desa Trembagi, Pati. Ia sejak kecil diasuh Adipati Pati di lingkungan kerajaan. Setelah Kadipaten Pati jatuh ke tangan Mataram, Roro Mendut dibawa ke Mataram dan akan dipersunting oleh Wiroguno jika usianya telah matang.

Roro Mendut enggan dipersunting oleh Wiroguno dan diam-diam menjalin kasih dengan Pronocitro, pemuda tampan dari Kaipaten Pati. Pronocitro menyusul Roro Mendut ke Mataram dan menyamar sebagai seorang pekatik atau perawat kuda-kuda prajurit. Roro Mendut meminta Wiroguno untuk memperbolehkan Pronocitro hidup di luar lingkungan Keraton.

Pronocitro tinggal di daerah Sendangtirto yang berjarak 25 kilometer dari Keraton Mataram. Hal ini dilakukan Roro Mendut agar dirinya bisa tetap bersama Pronocitro tanpa sepengtahuan pihak istana. Sampai akhirnya kisah cinta diam-diam ini diketahui Wiroguno dan memergoki mereka sedang berduaan. Sebuah keris pusaka tercabut oleh Wiroguno dan dihujam ke tubuh Pronocitro tapi Roro Mendut melindungi Pronocitro, tertancaplah keris pusaka ini di tubuh Roro Mendut menembus hingga menusuk Pronocitro juga. Roro Mendut dan Pronocitro dimakamkan ke dalam satu kuburan yag sama dalam keadaan masih berpelukan erat.

Kini makam ini tidak terawat dan tidak ada yang menjaganya dan disalah gunakan sebagian orang untuk melakukan ritual agar permintaan pelakonnya dapat terwujud. Sebagian pedagan juga mendatangi tempat ini untuk mengalab berkah di hadapan pusara makam. Agar proses ritual sempurna, ada serangkaian ritual yang harus dilakukan mulai dari mengitari makam hingga melakukan persetubuhan alias melakukan hubungan intim di makam ini. Memang, kegiatan berhubungan badan di makam tersebut telah berlangsung sejak lama. Yang datang memohon ke makam tersebut pasti datang secara berpasang-pasangan, cerita penduduk setempat.

Persetubuhan diakhir ritual ini dimaknakan sebagai simbol penyatuan jiwa dan cinta antara dua insan manusia, seperti halnya cinta Roro Mendut dan Pronocitro yang dibawa sampai mereka berdua mati. Dalam melakukan hubungan badan di makam Roro Mendut tersebut bisa dilakukan di luar kompleks, atau di dalam cungkup itu. Yang penting harus melakukan hubungan badan seperti suami istri, beber Rubiyo.

Agar permohonannya menjadi makbul, persetubuhan yang dilakukan tersebut haruslah hubungan seks antar muhrim. Artinya, hubungan seksual tersebut haruslah hubungan badan antara suami atau istri yang sah, bukan dengan yang lainnya. Peritual yang permohonannya terkabulkan, setelah melakukan serangkaian ritual di makam Roro Mendut dan Pronocitro dalam mimpinya akan didatangi oleh sesosok perempuan cantik, dialah Roro Mendut. Setelah itu bisa dirasakan akan terjadi kelancaran dan laris dalam usaha dagang yang digelutinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar