Adhyaksa Dault Sindir Gaya Ahok Dan Bandingkan Dengan Kepemimpinan Erdogan


Berita Akurat - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Adhyaksa Dault menegaskan bahwa masyarakat Jakarta saat ini membutuhkan pemimpin dan bukan penguasa untuk memajukan dan menyejahterakan rakyat.

Adhyaksa menyindir gaya kepemimpinan Ahok yang bertindak sebagai seorang penguasa.

"Pemimpin itu sikapnya jelas yakni pro-rakyat, kalau penguasa itu pro-pengusaha," kata Adhyaksa Dault di Jakarta, Selasa (19/7/16) seperti dikutip Antara.

Adhyaksa menilai kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta lebih sebagai penguasa daripada sebagai pemimpin.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini mencontohkan pembangunan reklamasi Teluk Jakarta menunjukkan Ahok sebagai penguasa, yakni mengorbankan kepentingan rakyat untuk kepentingan pengusaha.

"Ahok mengorbankan perkampungan rakyat di kawasan pantai Utara Jakarta seperti Luar Batang, Pasar Ikan, dan Sunda Kepala," katanya.

Padahal, kata dia, Luar Batang adalah situs bersejarah yang sudah ada di Jakarta selama ratusan tahun, demikian juga Pelabuhan Sunda Kepala.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini mencontohkan, pemimpin yang bersikap sebagai pemimpin adalah Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan yang banyak membela kepentingan rakyat. Karena itu, kata dia, ketika ada upaya kudeta di Turki rakyatnya berusaha keras membelanya.

"Pemimpin itu membuka ruang dialog maksimal dengan rakyat dan membela kepentingan rakyat," katanya.

Adhyaksa menegaskan, jika dirinya memenuhi syarat sebagai calon gubernur dari jalur perseorangan atau ada partai politik yang akan mengusungnya, dirinya siap menjadi pemimpin Jakarta dengan sikap sebagai pemimpin.

Sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta, Adhyaksa menyiapkan konsep Sembilan Manifesto Kesejahteraan Rakyat Jakarta.

Menurut Adhyaksa, pembangunan Jakarta selama lima tahun ke depan lebih mengutamakan kesejahteraan rakyat.

"Kalau soal banjir dan kemacetan lalu lintas itu soal manajerial, dapat diselesaikan dengan pola kepemimpinan yang mengutamakan koordinasi," katanya.

Sedangkan, Manifesto Kesejahteraan Rakyat, kata dia, adalah program terpadu pembangunan kesejahteraan rakyat yang komprehensif.

No comments:

Post a Comment