Netizen Geram & Galang Dana Buat Bantu Ibu Yang Mata Pencahariannya Dirampok Satpol PP


Berita Akurat  Salah seorang netizen bernama Dwika Putra melakukan penggalangan dana untuk membuat para penjual makanan yang dirazia Satpol PP di serang, Banten. Penggalangan dana tersebut baru dia mulai tengah malam tadi melalui akun Twitter miliknya, @dwikaputra.

''Sebenarnya kemarin saya lihat (video) di Facebook. Kemudian pas malam buka Twiter, ramai diomongin. Jadinya timeline penuh bicarakan itu,'' ujar Dwika ketika dihubungi Kompas.com, sabtu (11/6/2016).

Video yang dimaksud Dwika adalah hasil liputan Kompas TV di serang. Ketika itu, Satpol PP sedang merazia warung nasi yang buka siang hari di bulan Ramadan.

Dalam video tersebut terlihat Satpol PP menyita semua makanan yang ada di warung nasi tersebut. Semuanya dibungkus tanpa tersisa. Ibu penjual nasi tampak menangis tidak rela dagangannya di ambil begitu saja. Melihat video ini, Dwika berinisiatif untuk membantu ibu tersebut.

''Pukul 24.00 WIB kurang kemarin, saya lansung cari ATM buat kosongin rekening saya, saya sisakan Rp 400.000. saya share nomor (rekeningnya) kalau ada yang mau donasi untuk ibu itu silakan,'' ujar Dwika.

Dia juga mengatakan dia tidak mau mengenai peraturan daerah yang membuat aturan untuk warung nasi itu.

''Saya cuma lihat ibu itu kehilangan mata pencahariannya setidaknya hari itu. Lihat kejadian itu saya mau bantu,'' ujar Dwika

Dwika juga sadar bahwa gerakan ini terlihat reaktif dan buru-buru, memang, penggalangan dana dilakukan secara spontan setelah melihat video tersebut.

Mesti demikian, Dwika berkomitmen untuk menyalurkan uang sumbangannya ke orang yang benar-benar berhak yaitu si ibu penjual nasi di serang. Dwika sendiri berdomisili di Jakata.


Dia sedang bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT) agar bisa menyalurkan uang sumbangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar