Mengintip 6 Teknologi Canggih Kapal Perang Terbaru AS



Berita Akurat -  Kapal induk Nimitz class 10 milik angkatan Laut Amerika Serikat sudah berhasil membuat dunia iri. Tak tak berhenti sampai di sana, kali ini mereka merancang kapal baru yang lebih canggih, yakni Ford-class.

walaupun perubahan antara kapal pendahulunya, yakin Nimitz, dengan Ford dari luar tampak tak terlalu drastis, namun peningkatan beberapa teknologi di kapal induk Ford di nilai lebih sesuai untuk di gunakan di masa depan. Pembuatan Ford memang membutuhkan lebih banyak biaya dan waktu, namun hal tersebut di anggap sesuai dengan peningkatan teknologi yang digunakan di kapal induk tersebut. Desain Ford dinilai sangat visioner, karena sang perancangnya secara berani membuat kapal induk yang belum pernah dirancang sebelumnya yakni dengan menggunakan beberapa teknologi canggih.

1.Reaktor Nuklir dalam kapal.



Kapal induk Ford yang diberi nama seperti Presiden ke-38 AS, Gerald Ford, rencananya akan dipesan sebanyak 4 buah. Kapal tersebut akan di lengkapi dengan reaktor nuklir yang lebih canggih, dengan tiga kali kapasitas pembangkit listrik Nimitz. Kapasitas pembangkit listrik tersebut memberi kesempatan Ford untuk memakai dan mengembangkan teknologi baru selama mereka beroperasi.


Dengan kekuatan tersebut, diperkirakan Ford dapat dijadikan tempat penggunaan railgun senjata yang mengubah energi listrik menjadi tekanan magnetis dan melontarkan muatan terarah ke sasaran dengan tingkat kecepatan mendekati kecepatan suara.


2. Sistem Peluncuran Pesawat Elektromagnetik



Sebelumnya, Nimitz menggunakan sistem peluncuran bertenaga uap untuk mengirim F/A-18s dan pesawat lainnya. Namun Ford menggunakan kapasitas pembangkit listrik besarnya untuk sistem elektromagnetik guna meluncurkan pesawat.

Sistem yang disebut dengan Elektromagnetik Aircraft Launch System (EMALS) tersebut tak hanya dapat meluncurkan pesawat dengan bobot lebih berat, namun juga mengurangi keausan. Selain itu, peningkatan sistem tersebut juga memungkinkan adanya peluncuran pesawat jenis baru pada masa depan.

3. 'Pulau' Baru



Peningkatan teknologi di kapal induk Ford menyebabkan 'pulau' atau menara di dek kapal dapat bergeser lebih jauh ke belakang. Hal tersebut memberikan lebih banyak ruang dan aksesibilitas pesawat di atas dek yang akan meningkatkan efisiensi proses.

Perencana Angkutan Laut memperkirakan desain baru tersebut akan membantu kapal induk menambahkan kemampuan serangan mendadak sebanyak 33 persen.
''Ketika pesawat mendarat, mereka dapat mengisi bahan bakar, mempersenjatai ulang, seperti model pit stop NASCAR,'' ujar Komandan Gerald R. Ford, Kapten John F Meier, ketika menanggapi desain baru tersebut.

4. Dual Band Radar



Dual Band Radar (DBR) beroperasi secara bersamaan pada dua frenkuensi, yang memungkinkan radar secara efektif dapat mengklasifikasikan apakah pesawat di ketinggian rendah atau rudal. Radar tersebut bekerja dengan baik untuk melacak pesawat yang masuk dan datangnya rudal . Selain itu, DBR juga mendukung peluncuran senjata dan pesawat.

Kapal induk Gerald R Ford tersebut menjadi kapal pertama yang akan membawa DBR. Perencana Angkutan Laut sedang mengevaluasi kandidat penyedia Enterprise Air Surveillance Radar dab diperkirakan akan menghemat hingga $ 120 juta atau Rp 1,59 triliun.

5. Kait Pendaratan Otomatis



Peningkatan lain yang terdapat di kapal induk Ford adalah dengan adanya kait pendaratan otomatis atau Advanced Arresting Gear (AAG). Sistem tersebut membantu Ford untuk mengakomodasi jenis pesawat yang lebih luas.

Namun, AAG juga menghadapi masalah. Baru-baru ini Angkatan Laut mengatakan, mereka mempertimbangkan alternatif untuk kapal induk di masa depan namum Ford tetap akan menggunakan sistem tersebut.

6. Elevator dengan Sistem Elektromagnetik



Kapal Induk Ford akan menggunakan medan elektromagnetik untuk mengoperasikan elevator, bukan memakai kabel konvensional.

Hal tersebut memungkinkan desain lebih sederhana yang akan membantu mengurangi biaya pemelihara. Elevator kargo juga akan menggantikan cargo converters, yang membutuhkan lebih banyak pekerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar