Ini Penyebab Utama Mobil Aksi Tangkap Ahok Milik Ahmad Dhani Ini Ditangkap Polisi



Berita Akurat - Aparat Intelkam Polda Metro Jaya mengamankan truk tronton, mobil hardtop dan mobil boks yang membawa sound system untuk peralatan demo 'Panggung Rakyat Tangkap Ahok' di depan Kedubes Belanda, Kuningan, Jaksel.

Barang bukti tersebut saat ini diamankan di Markas Polda Metro Jaya. Truk tronton berwarna biru dengan nopol B 9776 QZ terparkir di depan Gedung Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya. Di sampingnya terdapat mobil hardtop warna putih bernopol B 2017 AI.



Sementara mobil boks yang mengangkut sound system diparkir di samping gedung Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya. Ada stiker besar melapisi bagian body mobil boks.

Stiker itu bertuliskan 'Mahadewa 19' dengan gambar musisi Ahmad Dhani di sampingnya yang terpampang dengan jelas.



Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pihaknya tidak melarang massa untuk berdemo. "Kami tidak membungkam. Demo adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan haknya. Tetapi harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Awi kepada detikcom, Kamis (2/6/2016).

Awi mengatakan, koordinator demo memang sebelumnya telah melampirkan surat pemberitahuan ke pihak Intelkam Polda Metro Jaya. Mereka juga memaparkan konsep demo, hingga alat peraga.

"Konsep demo mereka kan berupa konser. Itu depan KPK kan jalanan, bukan lapangan," kata Awi.

Menurut Awi, pihak Intelkam yang menerima surat pemberitahuan sebelum akan memggelar demo. "Kami sudah mengingatkan untuk tidak membawa tronton, tetapi dini hari itu tadi mereka tetap membawa tronton ke jalan," imbuhnya

Delapan Kru Ahmad Dhani Pembawa Truk Trailer Bisa Jadi Tersangka

Polisi mengamankan truk trailer, mobil hardtop pembawa generator, dan mobil APV yang hendak digunakan dalam unjuk rasa "Panggung Rakyat Tangkap Ahok" di depan Gedung KPK hari ini. Selain itu, polisi ikut mengamankan delapan orang yang berada dalam mobil tersebut.

"Ada delapan orang yang diamankan dan masih dalam pemeriksaan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/6/2016).

Awi menjelaskan, kedelapan orang tersebut masih diperiksa di Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya. Mereka akan diperiksa selama 1 x 24 jam.

"Kita masih kembangkan sejauh mana, apakah ada pelanggaran hukum atau tidak, nanti 1 x 24 jam kita periksa," ucapnya.

Awi mengatakan, jika nantinya dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran hukum, tidak menutup kemungkinan statusnya akan jadi tersangka.

Pagi tadi, tiga unit mobil yang akan digunakan untuk melakukan aksi unjuk rasa Panggung Rakyat Tangkap Ahok diamankan di Polda Metro Jaya. Aksi Panggung Rakyat Tangkap Ahok sendiri digagas oleh Aliansi Gerakan Selamatkan Jakarta.

Aksi itu dikabarkan akan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan beberapa musisi Tanah Air. Sejumlah tokoh tersebut antara lain mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso, Mayjen (Purn) Prijanto, aktivis perempuan Ratna Sarumpaet, musisi ternama Ahmad Dhani, Sri Bintang Pamungkas, Jaya Suprana, Eggie Sudjana, hingga Presiden KSPI Said Iqbal.

Gelaran aksi tersebut akan dimulai pukul 10.00 WIB dan massa pun akan turut bergabung dalam aksi tersebut. Massa yang rencananya turun dan mendukung aksi tersebut ialah Federasi Serikat Buruh KSPI, GPII, Geprindo BRN, Kobar, KAHMI Jak-ut, GTA, ACTA, Laskar Bugis Makassar/Priboemi, Gemuis Betawi, SNI, korban gusuran Pasar Ikan, Bima, serta Orang Kita.

Sumber : Detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar