Ditemani lieus Sungkharisma, Ahmad Dhani Sambangi Mapolda Metro Jaya Cari Kapolda


Berita Akurat - Musisi Ahmad Dhani menyambangi Mapolda Metro Jaya. Dhani memenuhi kicauannya yang ingin mencari Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto. Dhani ingin menanyakan ucapan Moechgiyarto di beberapa media yang ingin memenjarakan dia.

Dhani tiba di Mapolda, Jl Sudirman, Jakarta, sekitar pukul 10.45 WIB, Senin (6/6/2016). Dhani datang ke polda metro jaya ditemani lieus Sungkharisma . Dhani menyebut ingin menemui Kapolda. Kedatangan dia ini terkait unjuk rasa pekan lalu di depan KPK terkait Ahok

Bercelana jeans dengan kemeja safari, Dhani membawa kendaraan Fortuner bernopol B 1 BOS.

"Saya ingin menemui Kapolda yang di berita akan memenjarakan Ahmad Dhani," tutur Dhani.

Setelah memberi keterangan ke wartawan, dia kemudian masuk ke gedung Mapolda Metro.

Ahmad Dhani Cari Kapolda Metro: Saya Mau Tanya Siapa yang Larang Demo di KPK

Musisi Ahmad Dhani mendatangi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto untuk mengklarifikasi pernyataan Kapolda yang akan mempidanakannya terkait demo. Dhani juga mempertanyakan mengapa ia dan rekan-rekannya dilarang berdemo di depan KPK.

"Ya yang dipermasalahkan adalah kenapa itu bisa terjadi? Terus saya juga mau tanya siapa yang melarang kita aktivitis untuk berdemo di depan KPK. Kenapa itu bisa terjadi, gitu kan. Kenapa kita mengalami kesulitan demo di KPK," kata Dhani di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/6/2016).

Sebelumnya pihak kepolisian menyatakan bahwa Dhani Cs tidak dilarang berdemo. Tetapi karena mereka membawa truk tronton untuk konser 'Panggung Rakyat Tangkap Ahok' di KPK, maka waktu itu polisi mengamankan kendaraan tersebut sebagai upaya pencegahan. Truk tronton itu bisa membuat macet kawasan Kuningan.

Tetapi Dhani menyangkal memberikan fasilitas tersebut.

"Yang bawa tronton bukan saya. Jadi kalau di-BAP bisa dilihat bahwa yang bawa tronton bukan saya dan bukan perintah saya," tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa teonton itu bukan miliknya. Pada Kamis (2/6) lalu, Dhani menyatakan bahwa tronton itu disewa.

"Bukan, tronton bukan punya saya. Punya aktivitis lain. Kalau sama-sama demo iya," imbuhnya.

Dhani juga menyoal mengapa tronton berikut mobil Jeep, mobil APV dan mobil boks berisi sound system sampai harus dibawa polisi ke Polda Metro Jaya pada Kamis (2/6/16) dini hari lalu.

"Yang milik saya hanya box dan APV. Sebenarnya kalau misalnya box mau masuk nggak perlu ditahan dong, kan tinggal diusir saja. Tronton nggak boleh masuk nih, silahkan pergi kan tinggal gitu aja nggak perlu ditahan trus diBAP," tambahnya.

Ahmad Dhani Cari Kapolda Metro Jaya: Kenapa Anak Buah Saya Bawa Tronton di-BAP?

Musisi Ahmad Dhani melontarkan sejumlah pernyataan pedas kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto, yang menurutnya akan mempidanakannya terkait aksi demo bersama aktivis Ratna Sarumpaet. Hal itu ia tuliskan dalam akun twitternya @AHMADDHANIPRAST.

"Benar dari twitter saya. Karena saya harus ketemu hari ini untuk menyelesaikan suatu masalah yang menurut saya penting," kata Dhani kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/6/2016).

Menurut Dhani hal itu penting baginya untuk mengklarifikasi langsung kepada Moechgiyarto, terutama bagian 'pernyataan Kapolda' yang akan memidanakannya karena membawa tronton untuk berdemo di depan KPK pekan lalu.

"Karena kapolda menyatakan saya bisa dipidanakan, kedua saya juga mau tanya kenap anak buah saya ditahan dan di BAP seperti layaknya teroris," ungkapnya.

Dhani mengaku baru mengetahui pernyataan Kapolda itu belakangan setelah menonton tayangan di YouTube.

Sementara Terkait pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono yang menyampaikan bahwa Kapolda tidak pernah mengeluarkan statement akan mempidanakan Dhani, suami Mulan Jameela ini kemudian mengaku ingin menyoal soal anak buahnya yang di BAP.

"Ya kalau enggak ada (pernyataan tersebut-red), ya enggak apa-apa. Yang penting saya mau tanya kenapa anak buah saya di-BAP," imbuhnya.

Delapan orang kru Ahmad Dhani pun telah dibebaskan keesokan harinya pascademo itu. Meski begitu, menurutnya ia tetap harus menanyakan alasan mengapa anak buahnya diperiksa kepada Kapolda.

"Kan perlu dipertanyakan juga kenapa dibebaskan, kenapa kok nggak ditahan aja?," lanjutnya.

sumber: detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar