Akibat Minta Blokir Google dan YouTube, Situs ICMI Diretas Hacker


Berita Akurat -  Pada beberapa waktu yang lalu, Indonesia telah dihebohkan dengan sebuah permintaan dari sekjen Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jafar Mafsah yang telah mengajukan permintaan kepada pemerintahan untuk memblokir situs mesin pencari raksasa Google dan situs berbagi video YouTube. Pemintaan mereka tentang ini, disebabkan karena kedua situs yang disebutkannya dianggap sebagai peran dalam menyebarluaskan konten pornogrfi dan konten terlarang lainnya.

Namun, permintaan dari ICMI ini telah membuat para masyarakat Indonesia merasa geram, sebab jika tanpa Google dan YouTube, mau bagaimana kita mencari sebuah info, dan jika diblokir maka Indonesia akan kembali ke zaman batu. Akhirnya, setelah sehari permintaan yang diajukan oleh ICMI itu sedang ramai dibicarakan, situs resmi ICMI justru telah menjadi korban peretasan para hacker dari Indonesia. Meraka sangat geram terhadap ICMI, sehingga mereka situs milik ICMI. Pelaku hacker ICMI ini adalah anonymou0536.

''Hacking ini kemungkinan besar berhubungan dengan komentar dari salah satu pengurus ICMI untuk blokir Google dan YouTube,'' ujar Pakar keamanan cyber dari vaksincom, Alfons Tanujaya.

Jika kamu mencari di google dengan kata kunci 'ICMI' maka akan terlihat tautan website ICMI tertulis ''Home - Hacked by Anonymous0536 - ICMI Official Web''. tidak hanya itu, hacker Anonymous0536 ini pun mengkritik pedas di bagian deskripsi situs ICMI yang telah diretasnya itu.

''ICMI Desak Pemeintah Tutup Google dan YouTube. 07-jun-2016 comment. Improve your security first, baru ngomongin blokir Google,'' tulis hacker Anonymous0536 tersebut di deskripsi situs ICMI. Mungkin ini adalah sebuah perwakilan dari ungkapan rasa geram dari masyarakat Indonesia yang tidak setuju atas permintaan dari pihak ICMI  kepemerintah untuk memblokir situs mesin pencari raksasa Google dan situs terbesar berbagi video YouTube.

Sampai saat ini, situs resmi ICMI sendiri masih belum dapat dikunjungi, dan kamu hanya akan melihat tulisan ''the site owner reaching his/her bandwidth limit''. Keadaan ini menandakan bahwa situs resmi ICMI sedang menjadi korban serangan DDoS dari hacker Anonymous0536.

DDoS adalah sebuah jenis serangan dari kelompok tertentu untuk mengirimkan trafik dalam jumlah yang sangat besar ke server tujuan yang akan di serang, sehingga server tersebut membuat beban kerjanya sangat berat sehingga terjadilah server down.
Serangan ini pun tidak dapat dilakukan secara sendiri atau individu, harus melakukannya dengan berkelompok. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa Anonymous0536 adalah sebuah grup hacker dengan jumlah yang banyak.

Sebenarnya, di Indonesia sudah memiliki Undang-undang untuk menangani masalah seputar konten terlarang. Untuk mengatasi konten terlarang tersebut, undang-undang tersebut akan menindak pelanggaran dengan memblokir situs yang memiliki konten terlarang itu, namun, bukanlah situs pencarinya.

No comments:

Post a Comment